Pro dan Kontra Water Birth, Metode Berendam Selama Proses Persalinan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 11 Desember 2019 | 15:29 WIB
Pro dan Kontra Water Birth, Metode Berendam Selama Proses Persalinan
Ilustrasi melahirkan (Pixabay/9092)

Suara.com - Umumnya, wanita yang memiliki risiko kecil dalam persalinan dan tidak ingin mendapat epidural akan memilih melahirkan dengan media air atau water birth. Sebab metode ini memberikan pengalaman yang terasa lebih alami, kata Ami Burns, tenaga pendidik dan pemilik Birth Talk.

"Mereka menemukan berendam di dalam bak memberikan kenyamanan lebih saat kontraksi daripada saat melahirkan di darat'," tutur Burns, melansir Parents.

Tapi bukan berarti water birth bebas dari rasa sakit. Faktanya, rasa sakit dengan metode water birth sama seperti melahirkan dengan metode lain.

"(Bedanya) lingkungan lebih santai dan menenangkan karena metode ini menawarkan pengalaman yang lebih menyenangkan," jelas David Ghozland, MD, seorang obgyn yang berpraktik di Santa Monica, California.

Water birth juga memiliki sejumlah risiko dan potensi komplikasi, beberapa di antaranya bisa serius. Mulai dari infeksi, aspirasi meconium, hingga tenggelam.

Menguak manfaat dan risiko water birth (Shutterstock)
Menguak manfaat dan risiko water birth (Shutterstock)

Pada 2016, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan agar water birth tidak diberikan, karena kurangnya data yang tersedia.

"Ada data yang tidak cukup untuk menarik kesimpulan mengenai manfaat dan risiko relatif dari water birth selama tahap kedua persalinan," tulis ACOG.

Namun, organisasi profesional seperti Royal College of Obstetricians and Gynaecologists dan American College of Nurse–Midwives mendukung water birth dalam situasi tertentu.

"Perempuan harus diberi kesempatan untuk tetap berendam selama persalinan dan kelahiran jika mereka ingin melakukannya, dalam konteks proses pengambilan keputusan dilakukan bersama dengan penyedia layanan kesehatan. Proses ini mencakup penilaian ibu dan janin terkait," tulis mereka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aman, Teknik Water Birth Teruji Membuat Komplikasi Lebih Rendah

Aman, Teknik Water Birth Teruji Membuat Komplikasi Lebih Rendah

Health | Rabu, 11 Desember 2019 | 12:08 WIB

Rosie Huntington-Whiteley Curhat tentang Berat Badan, Apa Katanya?

Rosie Huntington-Whiteley Curhat tentang Berat Badan, Apa Katanya?

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2019 | 17:17 WIB

Studi : Meningkatnya Suhu Panas Memicu Wanita Melahirkan Lebih Awal

Studi : Meningkatnya Suhu Panas Memicu Wanita Melahirkan Lebih Awal

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 14:34 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×