Deretan Tanda Gangguan Kecemasan, Apakah Anda Mengalaminya?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 12 Desember 2019 | 15:08 WIB
Deretan Tanda Gangguan Kecemasan, Apakah Anda Mengalaminya?
Ilustrasi cemas atau khawatir [Shutterstock]

Suara.com - Semua orang tentu pernah merasa cemas di waktu-waktu tertentu. Ketika harus berbicara di depan orang atau mencemaskan kondisi orang tercinta, misalnya.

Namun, ada sebagian orang yang terus menerus dapat merasa cemas dan perasaan tersebut begitu kuat, hingga mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

"Rasa cemas bermasalah ketika hal itu menciptakan pikiran cemas kronis, sikap depresi, atau perasaan tidak dapat bergerak," tutur Carla Manly, PhD , seorang psikolog klinis di Sonoma County, California.

Tapi, untuk mengetahui bahwa kecemasan tersebut adalah sebuah bentuk gangguan kecemasan atau anxiety disorder, tidak mudah.

Melansir Health, gangguan kecemasan muncul dalam berbagai bentuk, seperti serangan cemas, fobia, dan kecemasan sosial. Perbedaan diagnosis resmi dengan kecemasan normal pun tidak selalu jelas.

Ilustrasi . (Shutterstock)
Ilustrasi kecemasan (Shutterstock)

Jika Anda mengalami beberapa hal di bawah ini, ada baiknya mencoba berkonsultasi dengan dokter.

1. Kekhawatiran berlebihan

Ciri khas dari gangguan kecemasan umum adalah terlalu mengkhawatirkan hal-hal dalam kesehariannya, baik hal kecil maupun besar.

Dalam kasus gangguan kecemasan, penderita merasa cemas yang kuat pada sebagian besar hari dalam seminggu, selama 6 bulan.

baca juga

Juga, merasa gelisah hingga perasaan tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari dan disertai dengan gajala yang nyata, seperti kelelahan.

2. Masalah tidur

Masalah tidur dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan. Jika Anda secara kronis, misalnya berbaring masih dengan perasaan gelisah, kemungkinan itu adalah tanda gangguan kecemasan.

Menurut pakar, separuh dari semua penderita gangguan kecemasan mengalami masalah tidur.

Ilustrasi kecemasan (Shutterstock)

3. Ketakutan irasional

Seorang penderita gangguan kecemasan dapat merasakan ketakutan amat sangat terhadap suatu hal, hingga mengganggu aktivitas dan rasa takut itu melebihi porsi terhadap risiko sebenarnya. Itu adalah tanda fobia, sejenis gangguan kecemasan.

4. Ketegangan otot

Ketegangan otot yang hampir konstan, entah menggertakkan rahang atau mengepalkan tinju, sering menyertai gangguan kecemasan.

Gejala ini sangat persisten dan 'meresap' sehingga orang yang melakukannya tidak sadar akan hal itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Nyata, Wanita Ini Menderita Fobia Aneh yang Bikin Orang Merinding

Kisah Nyata, Wanita Ini Menderita Fobia Aneh yang Bikin Orang Merinding

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2019 | 19:35 WIB

Idol Kpop HyunA Punya Gangguan Panik, Ini Bedanya dengan Fobia

Idol Kpop HyunA Punya Gangguan Panik, Ini Bedanya dengan Fobia

Health | Sabtu, 30 November 2019 | 08:05 WIB

Banyak Orang Belum Tahu, Ini 3 Fakta Tentang Trypophobia

Banyak Orang Belum Tahu, Ini 3 Fakta Tentang Trypophobia

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×