Konsumsi Mulai Sekarang, Ini 6 Manfaat Kesehatan Kembang Kol

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 13 Desember 2019 | 14:56 WIB
Konsumsi Mulai Sekarang, Ini 6 Manfaat Kesehatan Kembang Kol
Ilustrasi kembang kol. (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sayuran kembang kol sangat mudah ditemukan. Meski kembang kol umumnya berwarna putih dan kurang menarik, kandungan vitamin dan mineralnya tidak kalah dengan sayuran hijau lainnya, lho.

Hal ini menjadikan kembang kol memili segudang manfaat untuk kesehatan. Seperti dirangkum dari Health, berikut adalah alasan kenapa Anda harus mengonsumsi kembang kol mulai dari sekarang.

1. Anti-inflamasi
Senyawa bioaktif yang ditemukan dalam kembang kol dikenal untuk mengurangi peradangan. Sayuran ini juga kaya antioksidan, termasuk jenis yang dikenal bisa mengatasi stres oksidatif. Singkatnya, stres oksidatif terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas yang merusak sel dan kemampuan tubuh untuk melawan efek berbahaya mereka, yang meliputi penuaan dini dan risiko penyakit.

2. Melawan penuaan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat alami dalam kembang kol, seperti sulforaphane, dapat memengaruhi gen dengan cara yang memperlambat proses biokimia penuaan. Senyawa kembang kol juga telah terbukti melindungi fungsi otak dan sistem saraf serta memperlambat penurunan kognitif terkait usia.

3. Detoksifikasi
Senyawa alami dalam kembang kol membantu detoksifikasi. Di mana artinya dapat membantu menonaktifkan bahan kimia yang berpotensi merusak atau memindahkannya keluar dari tubuh lebih cepat.

Ilustrasi kembang kol. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi kembang kol. (sumber: Shutterstock)

4. Kaya akan serat
Serat dalam kembang kol mendukung kesehatan pencernaan, meningkatkan keteraturan usus, dan memberi makan bakteri bermanfaat dalam usus yang terkait dengan anti-peradangan, kekebalan, dan suasana hati.

5. Makanan sehat untuk menurunkan berat badan
Serat kembang kol mendukung manajemen berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, menunda kembalinya rasa lapar, dan membantu mengatur kadar gula darah dan insulin. Makan kembang kol sebagai pengganti nasi putih dapat secara serius menggantikan kalori dan karbohidrat.

6. Mengurangi risiko penyakit kanker
Zat alami dalam kembang kol dan jenis sayur silangan lainnya seperti brokoli, bok choy, sawi hijau telah terbukti menonaktifkan zat penyebab kanker dan menghentikan kanker agar tidak tumbuh dan menyebar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Aktivitas Jemur Bokong Tingkatkan Energi, Ini Kata Pakar Kesehatan

Viral Aktivitas Jemur Bokong Tingkatkan Energi, Ini Kata Pakar Kesehatan

Health | Rabu, 27 November 2019 | 19:30 WIB

Selain Turunkan Berat badan, Ini 5 Manfaat Infused Water untuk Kesehatan

Selain Turunkan Berat badan, Ini 5 Manfaat Infused Water untuk Kesehatan

Health | Rabu, 20 November 2019 | 13:34 WIB

3 Produk Kesehatan Ini Justru Buang-Buang Uang Menurut Ahli Gizi, Apa Saja?

3 Produk Kesehatan Ini Justru Buang-Buang Uang Menurut Ahli Gizi, Apa Saja?

Health | Sabtu, 09 November 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB