Aturan Makan bagi Penderita Endometriosis seperti Chacha Frederica

Selasa, 17 Desember 2019 | 16:20 WIB
Aturan Makan bagi Penderita Endometriosis seperti Chacha Frederica
Ilustrasi menu diet untuk penderita endometriosis. (Shutterstock)

Suara.com - Sebelum positif hamil anak pertama, Chacha Frederica pernah memiliki endometriosis hingga sering bolak-balik Singapura.

Endometriosis seperti Chacha Frederica ini bisa memengaruhi sebanyak satu dari 10 wanita di seluruh dunia. Penyakit ini melibatkan sistem reproduksi yang mana jaringan seperti endometrium tumbuh di luar rahim.

Gejala endometriosis termasuk periode menstruasi yang menyakitkan dan perdarahan hebat, nyeri saat berhubungan intim, buang air besar menyakitkan dan infertilitas.

Penyebab endometriosis sendiri belum diketahui jelasnya dan belum ada obatnya. Namun, makanan tertentu dapat meningkatkan atau mengurangi risiko endometriosis.

Melansir dari Healthline, berikut ini 8 makanan yang seharusnya dihindari jika Anda memiliki endometriosis, antara lain:

Chacha Frederica [Revi C Rantung/Suara.com]
Chacha Frederica [Revi C Rantung/Suara.com]

1. Batasi kafein dan alkohol

Beberapa penelitian menemukan bahwa kafein dan alkohol dapat meningkatkan risiko endometriosis. Selain itu, asupan kafein yang tinggi bisa meningkatkan kadar estrogen. Meskipun buktinya belum jelas, mengurangi asupan kafein bisa membantunya.

2. Makan buah, sayuran dan biji-bijian utuh

Buah-buahan, sayuran dan biji-bijian yang mengandung serat makanan karena bisa membantu menurunkan konsentrasi estrogen dalam tubuh. Makanan ini juga memberikan vitamin, mineral dan antioksidan yang bisa membantu melawan rasa sakit serta stres oksidatif.

Baca Juga: Tetap Bisa Ngemil, Berikut Panduan Jam Makan yang Tepat saat Diet

3. Daging merah

Daging merah telah dikaitkan dengan risiko endometriosis yang lebih tinggi. Beberapa penelitian juga menemukan makan daging merah dapat menyebabkan peningkatan kadar estrogen.

Daging merah, daging mentah. (Shutterstock)
Daging merah, daging mentah. (Shutterstock)

4. Hindari lemak trans

Satu penelitian observasional menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi lemak trans dalam jumlah tinggi memiliki risiko endometriosis 48% lebih tinggi. Sehingga menghindari konsumsi lemak trans lebih baik bagi wanita yang memiliki endometriosis.

5. Lemak omega-3

Lemak omega-3 adalah lemak anti-inflamasi yang dapat ditemukan pada ikan berlemak dan sumber hewani dan nabati lainnya. Sifat anti-inflamasi ini telah terbukti mengurangi rasa sakit selama periode menstruasi. Selain itu, asupan lemak omega-3 yang tinggi juga bisa menurunkan endometriosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI