Olahraga Intens dapat Menyebabkan Female Athlete Triad, Apa Itu?

Rabu, 18 Desember 2019 | 17:21 WIB
Olahraga Intens dapat Menyebabkan Female Athlete Triad, Apa Itu?
Ilustrasi olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga menjadi bagian dari gaya hidup yang menyehatkan, baik secara fisik maupun mental. Tujuan dari olahraga adalah untuk membuat tubuh bugar dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

Namun, bagi beberapa perempuan, tidak menyeimbangkan kebutuhan tubuh dan olahraga, mereka dapat menyebabkan konsekuensi besar.

Beberapa perempuan, yang berolahraga secara intens berisiko mengalami masalah yang disebut dengan female athlete triad (FAT).

Melansir Kids Health, FAT adalah kombinasi dari tiga kondisi, yaitu gangguan makan, amenore dan osteoporosis.

Seorang atlet wanita dapat mengalami satu, dua atau ketiga masalah tersebut.

Tren olahraga di malam hari. (Shutterstock)
Tren olahraga di malam hari. (Shutterstock)

1. Gangguan makan

Kebanyakan permepuan yang mengalami FAT akan mencoba menurunkan berat badan sebagai cara untuk meningkatkan kinerja atletik mereka.

Gangguan makan tersebut dapat berupa, dari tidak cukup makan kalori untuk memenuhi tuntutan energi hingga menghindari jenis makanan tertentu yang menurut perempuan tersebut buruk, misalnya makanan yang mengandung lemak.

Paling parah gangguan makan yang dapat mereka alami adalah anoreksia nervosa atau bulimia nervosa.

Baca Juga: Olahraga Memang Bagus, Tapi Jangan Sampai Kecanduan

2. Amenore

Berolahraga secara intens dan tidak makan cukup kalori dapat menyebabkan penurunan hormon yang membantu mengatur siklus menstruasi. Akibatnya, menstruasi menjadi tidak teratur atau berhenti sama sekali.

Namun hal ini juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, misalnya masalah medis atau kehamilan.

Ilustrasi perempuan olahraga. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan olahraga. (Shutterstock)

3. Osteoporosis

Perempuan yang mengalami FAT memiliki kadar estrogen yang rendah. Tingkat estrogen yang rendah dan nutrisi buruk, terutama apabila asupan kalium rendah, dapat menyebabkan osteoporosis.

Kondisi ini dapat memengaruhi aspek kehidupan perempuan karena bisa saja menyebabkan patah tulang karena stres dan cedera lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI