Musim Hujan dan Banjir Bikin Kutu Air, Atasi dengan 5 Cara Ini

Silfa Humairah Utami

Minggu, 05 Januari 2020 | 15:10 WIB
Musim Hujan dan Banjir Bikin Kutu Air, Atasi dengan 5 Cara Ini
Ilustrasi telapak kaki pecah-pecah [shutterstock]

Suara.com - Musim Hujan dan Banjir Bikin Kaki Kutu Air, Atasi dengan 5 Cara Ini

Musim hujan bikin banjir dimana-mana, kutu air pun jadi penyakit kulit paling rentan dan sangat mengganggu.

Kutu air adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur. Nah, meskipun sama-sama disebabkan oleh infeksi jamur, pengobatan dan perawatan kutu air yang diperlukan setiap orang berbeda-beda.

Ini tergantung pada seberapa parah infeksinya serta jenis jamur yang menyerang. Kalau belum begitu parah, Anda bisa mengobati kutu air dengan macam-macam bahan alami dan krim antijamur dari apotek.

Namun, bila infeksinya cukup parah dan tidak mempan diobati dengan krim biasa, Anda mungkin membutuhkan obat antijamur resep dokter atau obat minum.

Oleh karena itu, bila Anda mengalami gejala-gejala kutu air seperti kaki terasa gatal, kering, pecah-pecah, serta muncul ruam, segera periksa ke dokter kulit. Semakin cepat ditangani, Anda bisa mencegah penyakitnya jadi tambah parah.

Ada berbagai pilihan obat kutu air yang bisa membantu Anda meredakan infeksi sekaligus membuat kaki jadi terasa lebih nyaman sepanjang hari dilansir Hello Sehat.

1. Salep antijamur

Segera oleskan krim atau salep antijamur kalau Anda mengalami berbagai gejala kutu air. Contohnya antara lain clotrimazole, terbinafine, atau miconazole.

baca juga

Namun, kalau jenis-jenis salep di atas tidak mempan mengobati kutu air, Anda butuh obat yang lebih kuat. Dokter mungkin meresepkan salep khusus seperti butenafine. Jangan lupa, ikuti anjuran penggunaan obat dari dokter atau apoteker Anda untuk hasil yang maksimal.

2. Obat minum

Obat minum biasanya diberikan pada kasus kutu air yang cukup parah atau tidak kunjung sembuh. Misalnya kalau infeksi jamurnya sudah menyebar sampai ke kuku jari-jari Anda. Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat kortikosteroid untuk mengurangi rasa gatal dan tidak nyaman akibat infeksi jamur.

3. Minyak tea tree

Selain obat-obatan yang bisa Anda beli di apotek, Anda juga bisa mempercepat penyembuhan dengan tea tree oil atau minyak pohon teh. Minyak pohon teh punya khasiat alami untuk melawan peradangan akibat infeksi bakteri atau jamur.

Larutkan 20 sampai 40 tetes minyak pohon teh ke dalam air hangat. Kemudian, rendam kaki yang kena kutu air selama kira-kira 10 menit. Setelah itu, angkat kaki Anda dan keringkan sampai tuntas dengan handuk yang lembut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersihkan Sisa Banjir Jakarta, Warga dan Mahasiswa Kompak Gotong Royong

Bersihkan Sisa Banjir Jakarta, Warga dan Mahasiswa Kompak Gotong Royong

Video | Minggu, 05 Januari 2020 | 14:37 WIB

Warga Lagi Kerja Bakti, Anies Sempat Ngevlog

Warga Lagi Kerja Bakti, Anies Sempat Ngevlog

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 12:59 WIB

Anak Korban Banjir Jakarta Boleh Tak Pakai Seragam saat Sekolah

Anak Korban Banjir Jakarta Boleh Tak Pakai Seragam saat Sekolah

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 12:23 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×