Meluruskan Perspektif, Ini 5 Mitos Pemerkosaan dan Kekerasan Seksual

Yasinta Rahmawati

Rabu, 08 Januari 2020 | 09:30 WIB
Meluruskan Perspektif, Ini 5 Mitos Pemerkosaan dan Kekerasan Seksual
Ilustrasi ajakan untuk menghentikan pemerkosaan (Shutterstok).

Suara.com - Tak ada seorang pun yang ingin mengalami pemerkosaan dan kekerasan seksual. Namun dua hal itu sangatlah umum terjadi di masyarakat kita.

Dilansir dari Helpguide.org, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hampir 1 dari 5 wanita di AS diperkosa atau mengalami pelecehan seksual. Di beberapa negara Asia, Afrika, dan Timur Tengah, angka itu bahkan lebih tinggi.

Pemerkosaan dan kekerasan seksual pun tidak terbatas pada wanita, banyak pria dan anak lelaki menderita pemerkosaan dan trauma seksual setiap tahun.

Terlepas dari usia atau jenis kelamin, dampak kekerasan seksual jauh melampaui cedera fisik apa pun. Trauma dapat muncul dan sebagai imbasnya akan membuat korban takut, malu dan merasa tak ada tempat yang aman di dunia ini.

Namun sayangnya, korban masih mendapat penghakiman dari masyarakat. Di mana kekerasan seksual yang didapat dianggap tak terlepas dari ulah korban sendiri. Padahal hal tersebut akan memperparah proses penyembuhan trauma.

Ilustrasi tindak asusila, pemerkosaan. [Shutterstock]
Ilustrasi tindak asusila, pemerkosaan. [Shutterstock]

Untuk meluruskan perspektif agar tak lagi menyalahkan korban, berikut mitos beracun tentang kekerasan seksual dan pemerkosaan.

1. Mitos: Pemerkosa bisa dideteksi lewat penampilan dan perilaku
Fakta: Tidak ada cara pasti untuk mengidentifikasi pemerkosa. Banyak yang tampak benar-benar normal, ramah, menawan dan tidak mengancam.

2. Mitos: Jika korban tidak melawan, berarti ia tidak merasa tersakiti
Fakta: Selama penyerangan seksual, sangat umum untuk 'merasa beku'. Otak dan tubuh akan mati karena syok, sehingga sulit untuk bergerak, berbicara atau berpikir.

3. Mitos: Cara berpakaian dan berperilaku akan mengundang pemerkosa
Fakta: Pemerkosaan adalah kejahatan terhadap peluang. Studi menunjukkan bahwa pemerkosa memilih korban berdasarkan kerentanan mereka, bukan pada seberapa seksi penampilan mereka atau betapa genitnya mereka.

baca juga
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)

4. Mitos: Pemakaian obat bius sering dikesampingkan
Fakta: Pemerkosa sering membela diri dengan mengklaim serangan itu adalah kesalahan mabuk atau miskomunikasi. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemerkosa tanggal adalah pelanggar berulang. Mereka menargetkan orang-orang yang rentan dan sering meminum alkohol untuk diperkosa. Sehingga mereka akan mencampurnya dengan obat bius.

5. Mitos: Jika pernah berhubungan seksual dengan pelaku, maka tidak disebut pemerkosaan
Fakta: Hanya karena Anda sebelumnya menyetujui hubungan seks dengan seseorang, tidak memberi mereka hak mutlak untuk tubuh Anda. Jika pasangan, pacar atau kekasih Anda memaksa seks bertentangan dengan keinginan Anda, itu adalah pemerkosaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia Akibat Kekerasan Seksual

Miris, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia Akibat Kekerasan Seksual

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 08:05 WIB

Dibujuk Uang Seribu Rupiah, Kakek Jaka Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Dibujuk Uang Seribu Rupiah, Kakek Jaka Perkosa Gadis Keterbelakangan Mental

Jatim | Selasa, 07 Januari 2020 | 18:07 WIB

Reynhard Sinaga Sempat Akan Dijodohkan dengan Wanita Indonesia

Reynhard Sinaga Sempat Akan Dijodohkan dengan Wanita Indonesia

News | Selasa, 07 Januari 2020 | 16:30 WIB

Terkini

Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi

Ungkap Penyebab Kematian Atlet Porprov, Polisi Tunggu Persetujuan Keluarga untuk Ekshumasi

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 14:05 WIB

Apa Rahasia Kemampuan Tardigrade Bertahan dalam Kondisi Ekstrem? Bisa Bangkit dari Kematian

Apa Rahasia Kemampuan Tardigrade Bertahan dalam Kondisi Ekstrem? Bisa Bangkit dari Kematian

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 14:02 WIB

Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue

Bedah Lagu "Rayuan Perempuan Gila": Relate Banget Buat Kamu yang Punya Trust Issue

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:02 WIB

Benturan Berujung Maut, Kiper Jesus Owono Hancur Setelah Penyerang Tenerife Meninggal di Lapangan

Benturan Berujung Maut, Kiper Jesus Owono Hancur Setelah Penyerang Tenerife Meninggal di Lapangan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing

Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime TV, Komedi Siswi SMA dan Arwah Anjing

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Tanggapi Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Buka Suara Soal Aktor Intelektual

Tanggapi Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Yusril Buka Suara Soal Aktor Intelektual

Video | Rabu, 04 November 2026 | 14:00 WIB

Detik-detik Prabowo Tahu Disadap Jenderal Listyo: Sangat Prihatin dan Mengkhawatirkan

Detik-detik Prabowo Tahu Disadap Jenderal Listyo: Sangat Prihatin dan Mengkhawatirkan

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:57 WIB

2 Sabun Cuci Muka Viva untuk Mengencangkan Kulit Wajah Kendur di Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Viva untuk Mengencangkan Kulit Wajah Kendur di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 13:54 WIB

Beda Peran 3 Jenderal Polri saat Menyadap Prabowo

Beda Peran 3 Jenderal Polri saat Menyadap Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 13:53 WIB

4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan

4 Pelembap Beta Glucan Jaga Skin Barrier dan Kulit Lembap, Cuma Rp80 Ribuan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:50 WIB

×