5 Minyak Alami Ini Bisa Atasi Masalah Ketombe, Coba Yuk

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Rabu, 08 Januari 2020 | 16:20 WIB
5 Minyak Alami Ini Bisa Atasi Masalah Ketombe, Coba Yuk
Masalah ketombe. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Minyak Alami Ini Bisa Atasi Masalah Ketombe, Coba Yuk

Bukan hanya perempuan, laki-laki juga bisa memiliki masalah ketombe. Masalah ini disebabkan oleh kulit kepala yang kering, juga kondisi medis lain seperti eksim dan psoriasis.

Selain dengan obat-obatan, ada cara alami, yaitu dengan menggunakan minyak, untuk mengatasi masalah ketombe. Apa saja pilihan minyak dari bahan alami yang dapat mengatasi ketombe dilansir Hello Sehat.

Pilihan minyak alami untuk mengatasi ketombe

Terdapat beberapa minyak rambut yang dapat membantu meringankan masalah kulit kepala yang kering. Minyak ini berguna untuk mengembalikan kelembapan pada kulit.

Berikut adalah beberapa pilihan minyak alami yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah ketombe di kulit kepala Anda.

Tea tree oil (minyak pohon teh)

Meskipun belum banyak penelitian yang membahas minyak alami tea tree oil untuk mengatasi ketombe, cara satu ini patut Anda coba.

Sebuah laporan yang dirilis dalam Journal of the American Academy of Dermatology pada tahun 2002 menyatakan, sampo yang mengandung tea tree oil bisa membantu masalah ketombe dalam tingkat yang masih ringan hingga menengah.

Lemongrass oil (minyak serai)

Dalam pengobatan tradisional, masyarakat memanfaatkan serai dan minyaknya untuk mengobati masalah pencernaan, darah rendah, dan meringankan stres. Minyak alami berbahan serai ini juga memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang membantu mengurangi gejala ketombe.

Menurut hasil dari penelitian yang dirilis di tahun 2015, tonik rambut yang mengandung minyak alami berbahan serai sebanyak 10 persen, dapat mengatasi ketombe hingga 81 persen setelah dua minggu pemakaian.

Seperti tea tree oil, minyak serai berisiko bisa menyebabkan iritasi dan reaksi alergi jika digunakan langsung pada kulit.

Anda dapat melarutkan dahulu kedua minyak ini dengan air atau mencampurnya pada sampo atau kondisioner yang biasa digunakan dengan cara diteteskan.

Minyak kelapa

Efek melembapkan dari dari minyak kelapa alami cukup menjanjikan karena dapat membantu mengatasi ketombe dan kulit kepala yang kering secara bersamaan.

Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa minyak kelapa dapat mengobati eksim dan jamur secara bersamaan.

Selain itu, minyak ini juga dapat mengurangi peradangan dan rasa nyeri. Menggunakan minyak ini dapat mengurangi masalah yang berhubungan dengan ketombe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Ketombe Memicu Rambut Rontok? Ini Jawabannya!

Apakah Ketombe Memicu Rambut Rontok? Ini Jawabannya!

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 14:19 WIB

Tak Cuma Melembapkan, Lidah Buaya Juga Bisa Bantu Atasi Ketombe

Tak Cuma Melembapkan, Lidah Buaya Juga Bisa Bantu Atasi Ketombe

Lifestyle | Rabu, 16 Oktober 2019 | 10:15 WIB

Kulit Kepala Sering Gatal? Tak Melulu Ketombe, Mungkin Ini Penyebabnya

Kulit Kepala Sering Gatal? Tak Melulu Ketombe, Mungkin Ini Penyebabnya

Lifestyle | Senin, 16 September 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB