Wabah Antraks di Gunungkidul, Menkes Terawan: Tim Kita Sudah ke Sana

M. Reza Sulaiman, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 16 Januari 2020 | 19:23 WIB
Wabah Antraks di Gunungkidul, Menkes Terawan: Tim Kita Sudah ke Sana
Menkes Terawan Agus Putranto. [Suara.com/Dini Afrianti]

Suara.com - Wabah Antraks di Gunungkidul, Menkes Terawan: Tim Kita Sudah ke Sana

Wabah antraks di Kabupaten Gunungkidul, DIY, menjadi ancaman bagi warga di sekitarnya. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, tim Kemenkes sudah meluncur ke lokasi.

"Ini langsung tim saya ke sana. Tim saya ke sana. Memang di sana diperkirakan memang sporanya ada di sana. Jadi kita akan terus lakukan kebetulan ya Dirjen saya juga ke sana. Jadi kita langsung mewaspadai semua, mengecek," ujar Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Terawan mengatakan Kemenkes juga sudah melakukan pencegahan penyebaran penyakit antraks. Pencegahan penyebaran tersebut yakni dengan memberikan antibiotik kepada warga Gunungkidul yang dinyatakan positif antraks.

"Obatnya ya antibiotik karena itu bakteri. Ini semua makan daging sapi yang mati mendadak ya, kalau tidak makan itu ya tidak ketularan," tutur Terawan.

Ketika ditanya butuh waktu berapa lama untuk mengobati masyarakat yang terkena antraks, Terawan mengatakan hal tersebut tergantung dari dampak yang dialami.

"Tergantung ya dia kena ya pada posisi apa? Apakah kulit saja, atau sampai pernapasan atau apa? Kan harus diagnosa tidak dapat sembarangan," katanya.

Sebelumya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul menyatakan setidaknya ada 27 warga yang dinyatakan positif terpapar penyakit Antraks. Mereka yang terpapar tersebut mayoritas sebelumnya bersinggungan langsung atau mengkonsumsi daging sapi yang antraks ini.

Vaksin sapi antraks. (Suara.com/Putu)
Vaksin sapi antraks. (Suara.com/Putu)

Kepala Bidang Perlindungan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Gunung Kidul, Sumitro mengatakan, sejak ada laporan adanya penemuan sapi yang positif antraks, pihaknya langsung bergerak cepat. Pihaknya langsung menelusuri siapa saja yang bersinggungan langsung termasuk juga mengkonsumsi daging sapi yang terpapar bakteri tersebut.

baca juga

Setelah itu didapatlah angka 540 warga yang bersinggungan langsung dengan sapi terpapar antraks, sebagian besar karena mengkonsumsinya. Sebanyak 540 warga tersebut berasal dari dua dusun yaitu Ngerejek Wetan dan Ngrejek Kulon Desa Gombang Kecamatan Ponjong.

"Kita lakukan tindakan sesuai Protap yang berlaku,"ujarnya, Rabu (15/1/2020) di Logandeng Gunungkidul.

Semua warga tersebut telah diberi antibiotik untuk pencegahan. Dari 540 warga yang telah diberi antibiotik ada 87 orang yang mengalami gejala klinis terpapar bakteri antraks. Namun setelah sampel darahnya diuji di laboratorium, ada 27 orang yang positif antraks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru

Wabah Pneumonia Misterius di China, Menkes Waspadai Virus Korona Jenis Baru

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 16:53 WIB

Hajatan Suguhkan Daging Sapi Mati Mendadak, Antraks Tersebar di Gunungkidul

Hajatan Suguhkan Daging Sapi Mati Mendadak, Antraks Tersebar di Gunungkidul

Jogja | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:54 WIB

Antisipasi Antraks, Warga Sleman Segera Lapor jika Ternak Mati Mendadak!

Antisipasi Antraks, Warga Sleman Segera Lapor jika Ternak Mati Mendadak!

Jogja | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:48 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×