Terjadi Lagi, Remaja 13 Tahun Alami Masalah Pencernaan Akibat Bubble Tea

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 18 Januari 2020 | 15:41 WIB
Terjadi Lagi, Remaja 13 Tahun Alami Masalah Pencernaan Akibat Bubble Tea
Minuman bubble tea. (Pixabay/HIROAKI KANEDA)

Suara.com - Bubble tea memang enak dan banyak orang yang menyukainya. Meski sangat enak, minuman ber-topping ini juga dapat mengakibatkan masalah tersendiri apabila tidak dikunyah dengan benar.

Sebab dalam beberapa kasus, termasuk satu ini, bubble yang tidak dikunyah dengan benar dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Seorang remaja asal Henan, China, dilarikan ke unit gawat darurat setelah ia mengeluh sakit perut tak tertahankan.

Dokter pun meminta remaja 13 tahun tersebut menjalani pemeriksaan dan pemindaian sinar-X. Hasilnya memperlihatkan bahwa remaja tersebut memiliki tanda infark usus, yang berarti ususnya telah terluka.

Untuk menanganinya, bocah tersebut harus dioperasi.

(Shutterstock)
Ilustrasi sakit (Shutterstock)

Selama operasi, sang dokter, bernama Zhang, menemukan dua benda asing keras dengan ukuran berbeda di dalam usus remaja itu. Dokter menduga dua benda ini adalah penyebab dari penyakitnya.

Untungnya bocah tersebut berhasil diselamatkan dan mulai pulih dalam beberapa hari berikutnya.

Setelah ditanyai, pasien mengaku telah dua kali mengonsumsi bubble tea dalam satu minggu sebelum ia mengalami sakit perut.

"Tampaknya bocah laki-laki itu tidak mengunyah bubble-nya dengan benar sebelum menelan dan kemungkinan ini yang menyebabkan infark ususnya," ujar Zhang, dilansir World of Buzz.

Zhang menambahkan, bahan utama dari bubble adalah tepung tapioka dan tepung jagung, yang tidak dapat dicerna secara mudah.

Oleh karenanya, Zhang menyarankan kepada orang tua untuk mengontrol konsumsi bubble tea anak-anak mereka untuk menghindari masalah kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Kulit Lembap, Pencinta Milk Tea Harus Coba Lotion Boba yang Satu Ini!

Bikin Kulit Lembap, Pencinta Milk Tea Harus Coba Lotion Boba yang Satu Ini!

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2020 | 19:44 WIB

Niat Atasi Sembelit dengan Makan Belut Hidup, Usus Pria Ini Malah Berlubang

Niat Atasi Sembelit dengan Makan Belut Hidup, Usus Pria Ini Malah Berlubang

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:27 WIB

Hati-hati! Modus Baru Penyelundupan Ekstasi Dicampur dalam Minuman Boba

Hati-hati! Modus Baru Penyelundupan Ekstasi Dicampur dalam Minuman Boba

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 12:50 WIB

Benarkah Buang Air Besar di Pagi Hari Artinya Tubuh Lebih Sehat?

Benarkah Buang Air Besar di Pagi Hari Artinya Tubuh Lebih Sehat?

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB