Cegah Virus Korona, Singapura Lakukan Pemeriksaan Suhu pada Para Pelancong

Selasa, 21 Januari 2020 | 10:01 WIB
Cegah Virus Korona, Singapura Lakukan Pemeriksaan Suhu pada Para Pelancong
Coronavirus (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Singapura mengungkapkan mereka akan meningkatkan tindakan pencegahan terhadap virus korona yang sedang mewabah di Wuhan, China pada Senin (20/1/2020).

Mereka telah mengantisipasi banyaknya pelancong yang datang dari China menjelang libur Tahun Baru Imlek.

Salah satu langkah pencegahan yang mereka lakukan adalah pemeriksaan suhu bagi seluruh wisatawan yang datang dari China di Bandara Changi.

Mereka juga akan mengeluarkan pemberitahuan tentang status kesehatan sang wisatawan, yang akan dimulai Rabu (22/01/2020) besok.

Sebelumnya, pemerintah Singapura telah melakukan ini. Namun, saat itu hanya dilakukan pada wisatawan dari Wuhan saja dan tidak ada pemberitahuan tentang status kesehatan yang dikeluarkan.

Ilustrasi bandara. (Unsplash/Lee Soo Hyun)
Ilustrasi bandara. (Unsplash/Lee Soo Hyun)

Berkerja sama dengan National Centre for Infectious Diseases, Kementerian Kesehatan setempat akan mengembangkan panduan klinis tentang penyakit yang disebabkan oleh virus ini dan memberitahukan kepada tenaga medis agar dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi kasus ini di kemudian hari.

Langkah ini dibuat setelah pemerintah mendapat laporan adanya dugaan kasus ketujuh di Singapura pada Senin kemarin, dan lebih dari 200 orang telah didiagnosis dengan penyakit mirip Sars ini di China, Beijing serta provinsi Guangdong.

Korea Selatan, Thailand, dan Jepang juga telah melaporkan adanya kasus ini beberapa waktu lalu.

Tidak hanya Singapura, negara lain di seluruh dunia termasuk bandara internasional Amerika, juga telah melakukan screening suhu bagi para pelancong.

Baca Juga: Kenali, Perbedaan Pneumonia Biasa dengan Pneumonia Virus Korona dari China

"(Kami) khawatir dengan peningkatan kasus pneumonia yang disebabkan oleh virus korona di Wuhan dan telah 'diekspor' ke kota dan negara lain," tutur dr. Lam Pin Min, dari Kementerian Kesehatan Singapura.

Kasus ketujuh yang dicurigai adalah seorang warga Singapura berusia 44 tahun yang menderita pneumonia dan baru-baru ini ia bepergian ke Wuhan. Diketahui warga ini telah dikarantina sebagai bentuk pencegahan, menurut laporan Asia One.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI