Korban Virus Corona Bertambah, Mengenal Prinsip Pengobatan Ayurveda

M. Reza Sulaiman
Korban Virus Corona Bertambah, Mengenal Prinsip Pengobatan Ayurveda
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Korban virus corona bertambah di China hingga prinsip-prinsip pengobatan Ayurveda.

Suara.com - Korban Virus Corona Bertambah, Mengenal Prinsip Pengobatan Ayurveda

Otoritas kesehatan China mengonfirmasi adanya korban meninggal terbaru akibat penyebaran virus corona. Berapa jumlahnya?

Ada pula prinsip-prinsip pengobatan Ayurveda yang mengenali energi dalam tubuh, hingga komplikasi yang menyebabkan meninggal dunia.

Semuanya terangkum dalam 5 berita kesehatan menarik hari ini, Rabu (22/1/2020).

1. Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Coronavirus sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Coronavirus sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Otoritas kesehatan China mengonfirmasi kematian terbaru akibat novel coronavirus (nCoV) yang menyebabkan pneumonia.

Baca selengkapnya

2. Pengobatan Ayurveda: Cari Tahu Dulu Energi Tubuhmu, Bumi, Angin, atau Api?

Ilustrasi Pengobatan Ayurveda: Cari Tahu Dulu Energi Tubuhmu. (Shutterstock)
Ilustrasi Pengobatan Ayurveda: Cari Tahu Dulu Energi Tubuhmu. (Shutterstock)

Bidang kedokteran semakin berkembang pesat seiring kemajuan teknologi. Meski demikian, tak sedikit yang masih memercayai konsep tradisional kedokteran atau disebut metode pengobatan Ayurveda, yang memandang bahwa kesehatan manusia dipengaruhi oleh keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa manusia itu sendiri.

Dalam sebuah acara diskusi di Jakarta, pakar pengobatan naturopati Joshua S. Lie, ND, BHSc (CompMed), mengungkap teori Ayurveda ini terdiri dari 3 kategori energi manusia, yakni bumi, api, dan angin. Berdasarkan energi ini, kita bisa melihat karakter kepribadian hingga kebutuhan asupan makanan yang cocok dengan tubuh.

Baca selengkapnya

3. Alami Komplikasi Flu, Wanita 20 Tahun Meninggal Dunia

Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

Kebanyakan orang memandang flu adalah penyakit yang ringan. Padahal penyakit ringan ini bisa menyebabkan kematian jika terjadi komplikasi serius.

Seperti yang dialami oleh Yael Good, seorang wanita 20 tahun asal Texas yang meninggal dunia setelah mengalami komplikasi flu.

Baca selengkapnya

4. Viral Nia Ramadhani Gagal Masak Telur, Lebih Baik Digoreng Atau Direbus?

Nia Ramadhani [Suara.com/Yuliani]
Nia Ramadhani [Suara.com/Yuliani]

Beberapa waktu yang lalu, pesinetron Nia Ramadhani sempat viral ketika dirinya ketahuan tidak bisa mengupas salak. Kali ini, namanya kembali menjadi perbincangan di media sosial lantaran gagal saat masak telur.

Hal ini terungkap dalam program Ngopi Dara dengan bintang tamu Yasmine Wildblood.

Baca selengkapnya

5. Demi Obat Bisa Ular, Dokter Tri Maharani Rela Bermalam di Bandara

Dokter Tri Maharani (kiri) bersama pasien di RS Lembata. (ANTARA /Istimewa)
Dokter Tri Maharani (kiri) bersama pasien di RS Lembata. (ANTARA /Istimewa)

Beberapa jenis ular memiliki bisa (venom) yang mematikan dalam melumpuhkan mangsa. Di Indonesia sendiri, angka kematian akibat bisa ular masih terbilang tinggi. Karena itu, Tri Maharani, seorang dokter sekaligus Kepala IGD RS Daha Husada Kediri Jawa Timur mendedikasikan waktu untuk penyelamatan korban ular berbisa.

Dilansir dari Antara, ia nekat berangkat ke Bangkok untuk membeli antivenom monovalen daboia rusell siamensis meski tak punya dana. Kata dia, obat ini hanya diproduksi dan dijual di Thailand oleh QSMI Taiwan dan Myanmar.

Baca selengkapnya

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS