Temuan Baru, Bahan Kimia Beracun Tabir Surya Meresap Dalam Darah

Yasinta Rahmawati

Kamis, 23 Januari 2020 | 07:40 WIB
Temuan Baru, Bahan Kimia Beracun Tabir Surya Meresap Dalam Darah
Ilustrasi tabir surya. (Shutterstock)

Suara.com - Pemakaian tabir surya atau sunscreen adalah hal wajib saat beraktivitas di bawah matahari terik. Meski demikian, temuan terbaru memperlihatkan manusia menyerap lebih banyak bahan kimia tabir surya ke dalam aliran darah daripada yang direkomendasikan.

Dilansir dari Daily Mail, Peneliti dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) menguji enam bahan aktif utama dalam losion dan semprotan tabir surya.

Mereka menemukan bahwa semua bahan kimia memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dalam darah daripada ambang batas FDA.

Bahkan salah satu bahan memiliki konsentrasi yang 360 kali lebih besar dari apa yang direkomendasikan oleh agensi.

FDA dan American Academy of Dermatology menekankan bahan kimia itu aman tetapi beberapa laporan mengaitkannya dengan gangguan hormon dan gagal hati dan ginjal.

Tim menekankan bahwa temuan itu tidak berarti masyarakat harus berhenti menggunakan tabir surya. Tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan efek nyata dari kadar ini dalam darah.

Tabir Surya Semprot. (Shutterstock)
Tabir Surya Semprot. (Shutterstock)

Tabir surya biasanya mengandung satu atau beberapa dari enam bahan kimia, yakni avobenzone, oxybenzone, octocrylene, homosalate, octisalate dan octinoxate.

Bahan-bahan telah diteliti dalam beberapa tahun terakhir karena pertanyaan seputar keamanannya. Pada 2012, Kelompok Kerja Lingkungan mengeluarkan sebuah laporan yang merekomendasikan bahwa tabir surya bebas dari oksibenzon karena kemungkinan kaitannya dengan kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Para peneliti menekankan bahwa orang harus tetap menggunakan tabir surya, tetapi studi keamanan lebih lanjut diperlukan oleh FDA.

baca juga

Dalam editorial terkait, dr. Adewole Adamson dari Dell Medical School di University of Texas di Austin dan dr. Kanade Shinaki dari University of California, San Francisco menekankan pentingnya terus memakai tabir surya untuk melindungi dari radiasi UV dan kanker kulit.

"Laporan tersebut ... memberikan informasi penting tentang penyerapan sistemik dari tabir surya kimiawi yang memerlukan perhatian, diskusi dan studi tambahan untuk memahami relevansi klinisnya," catat mereka.

"Karena bukti yang baik menunjukkan bahwa paparan UV adalah penyebab utama kanker kulit dan melanoma yang dapat dimodifikasi, tabir surya harus terus menjadi bagian penting dari keamanan UV," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Press Release | Kamis, 16 Januari 2020 | 15:54 WIB

Pakai Produk Makeup dengan SPF, Benarkah Boleh Melewatkan Sunscreen?

Pakai Produk Makeup dengan SPF, Benarkah Boleh Melewatkan Sunscreen?

Lifestyle | Rabu, 01 Januari 2020 | 17:05 WIB

Pakai Sunscreen tapi Kulit Tetap Menghitam? Ini Sebabnya

Pakai Sunscreen tapi Kulit Tetap Menghitam? Ini Sebabnya

Lifestyle | Minggu, 15 Desember 2019 | 13:51 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×