Alergi Orgasme, Pria Ini Alami Gejala Mirip Flu Tiap Mencapai Klimaks

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 20:00 WIB
Alergi Orgasme, Pria Ini Alami Gejala Mirip Flu Tiap Mencapai Klimaks
Ilustrasi pria. (Pixabay/StockSnap)

Suara.com - Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya diberitahu untuk mencari pertolongan medis usai mengetahui memiliki "alergi" terhadap orgasme.

Dilansir dari Daily Star, pria berusia 25 tahun itu mengalami gejala mirip flu setiap kali mencapai klimaks. Selain itu, iajuga mengalami kabut otak, kecemasan dan kelelahan.

Menurut temuan yang dipimpin oleh dr. Jose Bolanos yang telah diterbitkan dalam Laporan Kasus Urologi, efek samping dapat berlangsung selama berminggu-minggu.

Dalam laporan tersebut, para peneliti mengatakan, "Gejala dimulai pada usia 16 tahun dengan kematangan seksual dan berlanjut hingga saat ini, terlepas dari apakah ejakulasi terjadi melalui masturbasi atau hubungan seksual dengan pasangan wanita."

"Karena alasan ini ia menghindari masturbasi dan juga berusaha menghindari ejakulasi ketika melakukan hubungan seks dengan pasangan. Pada saat presentasi dia masih lajang dan orgasme sering setiap dua atau tiga bulan."

Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]
Ilustrasi orgasme. [Shutterstock]

Dokter melakukan tes ekstensif pada pria itu dan menemukan ia memiliki kondisi yang disebut sindrom penyakit pasca-orgasme (POIS).

Para peneliti melanjutkan, POIS adalah gangguan langka di mana pria yang terkena mengalami sekelompok gejala yang mengganggu setelah ejakulasi, yang mungkin termasuk kelelahan parah, hidung tersumbat, mata terbakar, kesulitan konsentrasi, lekas marah, suasana hati tertekan, dan keadaan seperti flu.

Gejala tersebut dapat berlangsung dari satu hingga tujuh hari. Tetapi karena kurangnya kesadaran akan penyakit ini, banyak orang dengan penyakit ini tidak mencari perhatian medis.

"Karena kurangnya kesadaran POIS sebagai entitas medis, dan dengan gejala komponen kecemasan, tekanan dan suasana hati yang tertekan, pria dengan POIS mungkin pertama kali dirujuk ke profesional kesehatan mental, yang juga mungkin tidak terbiasa dengan keadaan ini," jelasnya.

Sejak didiagnosis, pria itu telah dirawat dengan terapi hormon HCG, hormon yang dikenal untuk merangsang testis untuk menghasilkan lebih banyak testosteron. Dan setelah enam minggu perawatan, gejala pria itu hilang.

Kesimpulan penelitian, para peneliti mengatakan: "Keberhasilan kami dengan pengobatan HCG meningkatkan kemungkinan bahwa kekurangan testosteron mungkin menjadi penyebab utama dalam beberapa kasus, memberikan kemungkinan pendekatan terapi baru."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Komplikasi Flu, Wanita 20 Tahun Meninggal Dunia

Alami Komplikasi Flu, Wanita 20 Tahun Meninggal Dunia

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 16:53 WIB

Awalnya Sakit Flu Biasa, Remaja 15 Tahun Meninggal karena Syok Septik

Awalnya Sakit Flu Biasa, Remaja 15 Tahun Meninggal karena Syok Septik

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 16:08 WIB

Lelaki Tak Pernah Ejakulasi, Sperma di Buah Zakar Jadi Apa Ya?

Lelaki Tak Pernah Ejakulasi, Sperma di Buah Zakar Jadi Apa Ya?

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 20:55 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB