Awalnya Sakit Flu Biasa, Remaja 15 Tahun Meninggal karena Syok Septik

Rabu, 22 Januari 2020 | 16:08 WIB
Awalnya Sakit Flu Biasa, Remaja 15 Tahun Meninggal karena Syok Septik
Ilustrasi orang flu (shutterstock)

Suara.com - Lacie Rian Fisher, seorang gadis remaja 15 tahun asal North Carolina meninggal dunia setelah mengalami komplikasi flu.

Awalnya, Lacie Rian mengalami pegal dan tidak nafsu makan selama beberapa hari. Ia pun memutuskan menghabiskan akhir pekan dengan beristirahat di kamarnya.

Saat itu Lacie berpikir hanya mengalami gejala flu biasa. Sehingga, ia berpikir istirahat sejenak bisa membuat kondisinya membaik.

Namun, kondisi Lacie justru tak semakin membaik setelah beberapa hari istirahat. Keith Fisher, ayahnya pun langsung membawa Lacie ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya.

"Dia sempat berteriak beberapa kali lalu jatuh lemas di tanganku," kata Keith dikutip dari Health.

Ternyata Lacie sudah meninggal dunia sebelum sempat menjalani pengobatan di rumah sakit. Hasil pemeriksaan, Lacie meninggal dunia karena syok septik dan influenza B.

Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi menderita flu, pilek dan batuk. (Shutterstock)

Syok septik adalah bentuk sepsis parah yang termasuk keadaan darurat medis dan mengancam jiwa. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kondisi ini merupakan respons ekstrem tubuh terhadap infeksi.

Sepsis ini terjadi ketika infeksi yang diderita, seperti flu telah memicu reaksi berantau melalui tubuh. Jika tidak ditangani tepat waktu, infeksi itu bisa menyebabkan kerusakan jaringan cepat, kegagalan organ hingga kematian.

"Ketika orang mengalami syok septik, maka tekanan darah mereka tidak akan memadai untuk mendukung kehidupan," kata pakar penyakit menular Amesh A. Adalja, sarjana senior di Johns Hopkins Center for Health Security.

Baca Juga: Otoritas Kesehatan China: 9 Orang Meninggal karena Coronavirus Baru

Kebanyakan orang biasanya akan pulih dari flu hanya dalam beberapa hari. Tetapi, seseorang bisa juga mengalami komplikasi berat akibat flu.

Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)
Lelaki sedang menderita influenza atau flu. (Shutterstock)

Salah satu komplikasi flu yang paling umum adalah pneumonia. Tetapi orang juga bisa mengalami komplikasi seperti peradangan jantung (miokarditis), otak (ensefalitis) atau jaringan otot (myositis, rhabdomyolysis), kegagalan multi-organ dan sepsis.

Orang bisa mengembangkan sepsis dan syok septik sebagai akibat langsung dari flu atau mereka mengembangkan infeksi sekunder karena flu.

"Ketika kita melihat orang meninggal karena influenza, kebanyakan mereka mengalami sepsis dan syok septik. Ini adalah jalur umum untuk kematian akibat flu," kata dr. Adalja.

Dalam kasus ini, influenza B menjadi penyebab kematian Lacie. Penyakit ini merupakan jenis virus flu yang paling dominan saat beredar di tahun ini.

Menurut CDC, Amerika Serikat baru pertama kalinya menemukan kasus orang meninggal akibat influenza B.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI