Heboh Virus Corona, 4 Imbauan Ikatan Dokter Indonesia untuk Masyarakat

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Senin, 27 Januari 2020 | 03:00 WIB
Heboh Virus Corona, 4 Imbauan Ikatan Dokter Indonesia untuk Masyarakat
Virus Corona yang mewabah di Wuhan, China. (Shutterstock)

Suara.com - Heboh Virus Corona, 4 Imbauan Ikatan Dokter Indonesia untuk Masyarakat

Saat ini sedang terjadi kasus-kasus pneumonia berat atau virus corona yang bermula dari kasus di kota Wuhan, Tiongkok. Penyebabnya adalah coronavirus jenis baru yang dikenal sebagai Novel Coronavirus (2019-nCOV).

Ketua Purna atau Immediate Past President IDI Prof. Dr. I. Oetama Marsis, Sp.OG dalam siaran pers  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menuliskan gejala ini mirip dengan pneumonia pada umumnya, diantaranya demam, lemas, batuk kering dan sesak atau kesulitan bernapas. Perlu diwaspadai pada orang dengan usia lanjut dan balita. Pada orang dengan lanjut usia atau memiliki penyakit penyerta lain, memiliki risiko lebih tinggi untuk memperberat kondisi.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Daeng M Faqih,SH,MH menyikapi hal ini, melalui siaran pers melampirkan statment IDI untuk mengimbau masyarakat 4 hal berikut:

1. Masyarakat jangan panik.

2. Masyarakat tetap waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernafas, segera mencari pertolongan ke RS atau fasilitas kesehatan terdekat

3. Melakukan dan meningkatkan gaya hidup sehat, seperti:

-Menjaga kebersihan tangan rutin, terutama sebelum memegang  mulut, hidung dan mata; serta setelah memegang instalasi publik. Caranya dengan mencuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air mengalir setidaknya selama 20 detik. Cuci dengan air dan keringkan dengan handuk atau kertas sekali pakai. Jika tidak ada fasilitas cuci tangan, dapat menggunakan sanitizer alkohol 70-80 persen.

-Hindari mengusap mata, hidung dan mulut sebelum mencuci tangan.

-Menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk.

-Gunakan masker dan segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan ketika meiliki gejala saluran napas.

-Istirahat bila sedang sakit

-Menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi buah dan sayur minimal 3 kali perhari dan makan makanan bergizi.

4. Imbauan penting

-Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit infeksi saluran napas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pasien Batuk dari China Dirawat di RSUD Soetomo, Terkena Virus Corona?

Ada Pasien Batuk dari China Dirawat di RSUD Soetomo, Terkena Virus Corona?

Jatim | Minggu, 26 Januari 2020 | 20:35 WIB

Begini Kondisi Terkini Kota Wuhan Cina

Begini Kondisi Terkini Kota Wuhan Cina

Foto | Minggu, 26 Januari 2020 | 18:08 WIB

Diduga Terkena Virus Corona, Orang Tua Tinggalkan Anak di Bandara

Diduga Terkena Virus Corona, Orang Tua Tinggalkan Anak di Bandara

News | Minggu, 26 Januari 2020 | 19:22 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB