WHO Minta Maaf Telah Salah Menilai Risiko Virus Corona Wuhan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 28 Januari 2020 | 17:50 WIB
WHO Minta Maaf Telah Salah Menilai Risiko Virus Corona Wuhan
Virus corona atau coronavirus. (Shutterstock)

Suara.com - Hingga Selasa (28/1/2020) ini, kasus virus corona Wuhan semakin bertambah. Tercatat sudah ada 106 kasus meninggal dan lebih dari 4000 kasus yang tengah ditangani di seluruh dunia.

Terkait hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui kesalahannya dalam menilai risiko virus bernama 2019-nCoV ini pada Senin (27/1/2020) kemarin.

Badan PBB yang berbasis di Jenewa ini mengatakan dalam sebuah laporan situasi pada Minggu (26/1/2020) malam, bahwa risikonya menjadi "sangat tinggi di China, tinggi di tingkat regional, dan tinggi di tingkat global".

Dalam catatan kaki, WHO menjelaskan telah menyatakan adanya kesalahan dalam laporan sebelumnya pada Kamis, Jumat dan Sabtu bahwa risiko global (saat itu) masih dalam tingkat "sedang".

Namun, dilansir Channel News Asia, koreksi penilaian ini bukan berarti WHO telah menetapkan wabah virus corona Wuhan ini sebagai kondisi darurat kesehatan internasional.

Virus Corona. (Antara)
Virus Corona. (Antara)

Pada Kamis, WHO jelas berhenti mengumumkan virus corona sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional karena deklarasi langka ini hanya diperuntukkan bagi wabah terburuk di dunia yang akan memicu aksi global bersama.

"Ini adalah keadaan darurat di China tetapi belum menjadi keadaan darurat kesehatan global. Mungkin belum," kata kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Penilaian risiko WHO artinya bahwa wabah adalah risiko yang sangat tinggi di China, risiko tinggi secara regional dan global. Kategorisasi ini adalah evaluasi risiko global, yang mencakup tingkat keparahan, penyebaran dan kapasitas untuk mengatasinya," tulis WHO.

Sebenarnya, ini bukan pertama kali WHO dikritik saat menangani wabah seperti virus corona. Sebelumnya, pada 2014, WHO pernah mendapat kecaman karena menurunkan tingkat keparahan epidemi Ebola yang merenggut lebih dari 11.300 jiwa di tiga negara Afrika Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Penyebaran, DIY Awasi "Pintu Masuk" Virus Corona Wuhan

Antisipasi Penyebaran, DIY Awasi "Pintu Masuk" Virus Corona Wuhan

Jogja | Selasa, 28 Januari 2020 | 17:50 WIB

Hoaks Corona Lagi, RSUP Dr Sardjito Ungkap Kondisi Pasien Tes Kesehatan

Hoaks Corona Lagi, RSUP Dr Sardjito Ungkap Kondisi Pasien Tes Kesehatan

Jogja | Selasa, 28 Januari 2020 | 17:06 WIB

Berhenti Mengonsumsi Satwa Liar! Pakar Sebut Ada 1,7 Juta Virus Mengancam

Berhenti Mengonsumsi Satwa Liar! Pakar Sebut Ada 1,7 Juta Virus Mengancam

Health | Selasa, 28 Januari 2020 | 17:36 WIB

Terkini

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Nonton Musik, Soundrenaline Hadirkan Sensasi Festival Garden di Tepi Danau

Bukan Sekadar Nonton Musik, Soundrenaline Hadirkan Sensasi Festival Garden di Tepi Danau

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 19:56 WIB

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:55 WIB

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:46 WIB

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

×