Faktor Genetik Pengaruhi Kebahagiaan Pernikahan, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 29 Januari 2020 | 15:57 WIB
Faktor Genetik Pengaruhi Kebahagiaan Pernikahan, Ini Alasannya!
Ilustrasi pernikahan. (Pexels/Jonathan Borba)

Suara.com - Pernikahan tidak hanya mempertimbangkan kesiapan secara mental dan finansial, tetapi Anda juga perlu memikirkan faktor genetik pasangan.

Banyak riset yang dilansir oleh The Conversation, menunjukkan faktor genetik cukup memengaruhi kehidupan Anda setelah pernikahan.

Gen adalah segmen DNA yang memberikan sifat tertentu yang diwariskan oleh kedua orangtua. Tetapi, gen reseptor oksitosin (OXTR) yang disebut sebagai hormon "cinta", nampaknya memainkan peran penting dalam ikatan emosional.

Contohnya, oksitosin seorang ibu yang meningkat saat melahirkan dan berhubungan seks. Oleh karena itu, ilmuwan dan psikologis klinis beranggapan gen OXTR ini bisa memengaruhi kualitas pernikahan seseorang.

Penelitian mengenai faktor gen OXTR dalam pernikahan ini pun dilakukan oleh psikolog, ahli genetika dan neuroendokrinologi yang memiliki spesialisasi dalam oksitosin.

Mereka mengajak 79 pasangan untuk ikut dalam penelitian. Mereka meminta semua pasangan mengidentifikasi masalah pribadi yang tidak terkait pernikahan dan menyuruhnya berdiskusi dengan pasangan selama 10 menit.

Ilustrasi pernikahan (pixabay)
Ilustrasi pernikahan (pixabay)

Diskusi setiap pasangan pun direkam dan masing-masing diminta untuk memberikan dukungan positif terhadap pasangan.

Selain itu, mereka juga diminta memberikan sampel air liur guna untuk melihat dua alel gen OXTR yang dibawa oleh masing-masing individu. Variasi genetik di setiap OXTR ini telah dikaitkan dengan bagaimana cara pasangan bersikap selama diskusi.

Hasilnya, individu yang memiliki salinan alel T di lokasi tertentu pada gen OXTR merasa bahwa pasangan mereka memberikan dukungan yang lebih rendah. Hal ini terlepas dari kuat atau tidaknya dukungan pasangan.

baca juga

Hal ini menyiratkan bahwa suami dengan jenis gen TT lebih kesulitan mengartikan perilaku masing-masing istri sebagai dukungan. Kondisi ini juga berkaitan dengan jenis gen yang memiliki kecenderungan defisit sosial-kognitif dan autisme.

Pasangan suami istri juga melaporkan kurang puas dengan pernikahannya secara keseluruhan, jika dibandingkan dengan pasangan yang memiliki kombinasi alel yang berbeda.

Hal ini menunjukkan bahwa suami yang membawa dua salinan alel T lebih buruk, karena pria ini mengalami kesulitan untuk mengartikan perilaku istri mereka sebagai bentuk dukungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Disangka, Faktor Genetik Bisa Berperan dalam Risiko Bunuh Diri

Tak Disangka, Faktor Genetik Bisa Berperan dalam Risiko Bunuh Diri

Health | Jum'at, 12 Juli 2019 | 17:15 WIB

Heboh Pernikahan Sedarah, Begini Proses Transfer Genetik Pemicu Anak Cacat

Heboh Pernikahan Sedarah, Begini Proses Transfer Genetik Pemicu Anak Cacat

Health | Rabu, 03 Juli 2019 | 10:05 WIB

Faktor Genetik di Balik Masalah Kesuburan yang Anda Alami

Faktor Genetik di Balik Masalah Kesuburan yang Anda Alami

Health | Minggu, 24 Februari 2019 | 13:21 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×