Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Masyarakat Indonesia masih diselimuti kegelisahan akibat mewabahnya virus corona di Wuhan, China. Dan untuk kesekian kalinya, Kemenkes menepis kabar adanya kasus positif.

Suara.com - Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Virus Corona di Indonesia

Masyarakat Indonesia masih diselimuti kegelisahan akibat mewabahnya virus corona di Wuhan, China. Laporan terbaru menyebut sebanyak 5.997 orang sudah terinfeksi dengan 132 orang di antaranya tewas.

Menepis kegelisahan masyarakat, pihak Kementerian Kesehatan RI untuk kesekian kalinya memastikan belum ada satupun dari pasien suspect yang dicurigai terinfeksi virus corona Wuhan yang dinyatakan positif. Hal ini dipertegas secara langsung Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS.

"Dipastikan sampai saat ini belum ada yang positif, jadi tidak ada yang kasus positif yang ada di Indonesia," ujar dr. Bambang di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Rabu (19/1/2020).

Menemani kunjungan Komisi IX DPR RI secara langsung di RSPI, dr. Bambang menyatakan 100 rumah sakit siap mengatasi dan menangani virus corona. Termasuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan jika ada pasien yang dinyatakan positif.

"Perlu kami informasikan saat ini kementerian kesehatan siap dari sisi sistem kemudian fasilitas untuk mengatasi persoalan-persoalan mobile corona virus ini. Dan kemenkes sudah siapkan 100 RS rujukan dengan fasilitas yang siap memberikan pelayanan," jelasnya.

Tidak hanya penanganan, sistem informasi juga dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat yang membutuhkan informasi, termasuk melaporkan gejala dan penanganan virus ini dengan membuka hotline di 021-5210411 dan 081212123119 yang berkerja 24 jam di Kemenkes.

Terkait laboratorium Litbangkes di Jakarta yang memeriksa dan mengidentifikasi virus corona, siap sedia 24 jam untuk mengupdate dan mengkonfirmasi kabar terbaru. Apabila ada kabar buruk, pasien yang dinyatakan positif, kemenkes akan selalu siap mengambil tindakan.

"Laboratorium juga siap, untuk laboratorium konfirmasi diselenggarakan oleh litbangkes kementerian kesehatan, siap untuk melakukan pemeriksaan 24 jam," ungkapnya.

Kemenkes jawab kegelisahan masyarakat soal virus corona di RSPI Sulianti Saroso. (Suara.com/Dini Afrianti)
Kemenkes jawab kegelisahan masyarakat soal virus corona di RSPI Sulianti Saroso. (Suara.com/Dini Afrianti)

Dr. Bambang kemudian mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tetap memastikan kondisi kesehatan dalam kategori baik, yang juga sama ampuhnya mencegah penularan virus corona.

"Gunakan masker apabila batuk. Kemudian melakukan cuci tangan dengan baik dengan benar, dengan sabun alkohol, kemudian juga menjaga kebiasaan sehat, makan bergizi tidur cukup dan berperilaku sehat," terangnya

"Kemudian kalau ada apa-apa keluhan terkait dengan batuk, pilek, panas, apalagi kontak dari daerah yang sudah ditetapkan dari Wuhan, supaya segera memeriksakan diri," tutupnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS