Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 29 Januari 2020 | 19:57 WIB
Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Corona di Indonesia
Petugas medis meggunakan pakaian biosafety saat penyuluhan terkait pencegahan virus Corona (2019-nCoV) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Jawab Kegelisahan Masyarakat, Kemenkes: Tak Ada Kasus Virus Corona di Indonesia

Masyarakat Indonesia masih diselimuti kegelisahan akibat mewabahnya virus corona di Wuhan, China. Laporan terbaru menyebut sebanyak 5.997 orang sudah terinfeksi dengan 132 orang di antaranya tewas.

Menepis kegelisahan masyarakat, pihak Kementerian Kesehatan RI untuk kesekian kalinya memastikan belum ada satupun dari pasien suspect yang dicurigai terinfeksi virus corona Wuhan yang dinyatakan positif. Hal ini dipertegas secara langsung Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS.

"Dipastikan sampai saat ini belum ada yang positif, jadi tidak ada yang kasus positif yang ada di Indonesia," ujar dr. Bambang di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Rabu (19/1/2020).

Menemani kunjungan Komisi IX DPR RI secara langsung di RSPI, dr. Bambang menyatakan 100 rumah sakit siap mengatasi dan menangani virus corona. Termasuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan jika ada pasien yang dinyatakan positif.

"Perlu kami informasikan saat ini kementerian kesehatan siap dari sisi sistem kemudian fasilitas untuk mengatasi persoalan-persoalan mobile corona virus ini. Dan kemenkes sudah siapkan 100 RS rujukan dengan fasilitas yang siap memberikan pelayanan," jelasnya.

Tidak hanya penanganan, sistem informasi juga dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat yang membutuhkan informasi, termasuk melaporkan gejala dan penanganan virus ini dengan membuka hotline di 021-5210411 dan 081212123119 yang berkerja 24 jam di Kemenkes.

Terkait laboratorium Litbangkes di Jakarta yang memeriksa dan mengidentifikasi virus corona, siap sedia 24 jam untuk mengupdate dan mengkonfirmasi kabar terbaru. Apabila ada kabar buruk, pasien yang dinyatakan positif, kemenkes akan selalu siap mengambil tindakan.

baca juga

"Laboratorium juga siap, untuk laboratorium konfirmasi diselenggarakan oleh litbangkes kementerian kesehatan, siap untuk melakukan pemeriksaan 24 jam," ungkapnya.

Kemenkes jawab kegelisahan masyarakat soal virus corona di RSPI Sulianti Saroso. (Suara.com/Dini Afrianti)
Kemenkes jawab kegelisahan masyarakat soal virus corona di RSPI Sulianti Saroso. (Suara.com/Dini Afrianti)

Dr. Bambang kemudian mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tetap memastikan kondisi kesehatan dalam kategori baik, yang juga sama ampuhnya mencegah penularan virus corona.

"Gunakan masker apabila batuk. Kemudian melakukan cuci tangan dengan baik dengan benar, dengan sabun alkohol, kemudian juga menjaga kebiasaan sehat, makan bergizi tidur cukup dan berperilaku sehat," terangnya

"Kemudian kalau ada apa-apa keluhan terkait dengan batuk, pilek, panas, apalagi kontak dari daerah yang sudah ditetapkan dari Wuhan, supaya segera memeriksakan diri," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China

Meski Mudah Menular, Virus Corona Bukan Penyebab Tunggal Kematian di China

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:11 WIB

Sempat Dirawat di Sardjito, Balita Asal China Dinyatakan Negatif Corona

Sempat Dirawat di Sardjito, Balita Asal China Dinyatakan Negatif Corona

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:58 WIB

Kocak, Wanita Ini Buang Belasan Bir karena Ingin Bersihkan Virus Corona

Kocak, Wanita Ini Buang Belasan Bir karena Ingin Bersihkan Virus Corona

Lifestyle | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:22 WIB

Terkini

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

×