Fakta Baru, Orang Vegetarian Lebih Kecil Berisiko Mengalami ISK

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2020 | 14:11 WIB
Fakta Baru, Orang  Vegetarian Lebih Kecil Berisiko Mengalami ISK
Ilustrasi diet vegetarian. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Infeksi Saluran Kemih (ISK) sangat umum terjadi dan menyerang wanita. Nah bagi wanita yang berulang kali menderita ISK, ada baiknya mencoba untuk menjadi vegetarian.

Dilansir dari Daily Mail, untuk melihat apakah diet vegetarian dapat mengurangi kasus ISK, peneliti melacak ribuan orang di Taiwan, China. Mereka semua adalah penganut Buddha, agama yang paling umum di sana.

Sekitar sepertiga dari peserta adalah vegetarian. Para peneliti merekrut 9.274 orang dan melacak mereka selama hampir satu dekade, yakni 2005 hingga 2014 untuk melihat apakah vegetarian mendapat lebih sedikit ISK dan infeksi ginjal.

Sebagian besar vegetarian adalah wanita dan manfaatnya lebih banyak terlihat di antara mereka daripada pria, kata para peneliti.

Temuan menunjukkan bahwa wanita 18 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami ISK jika mereka vegetarian.

Di antara 3.040 yang adalah vegetarian, hanya 217 yang mengembangkan ISK, dibandingkan dengan 444 dari 6.684 pemakan daging. Di antara vegetarian, 188 wanita dan 29 pria mengembangkan ISK, sementara angka untuk pemakan daging adalah 91 untuk pria dan 353 untuk wanita.

Ketika pengaruh potensial lainnya diperhitungkan, termasuk usia, jenis kelamin, dan kebiasaan merokok, vegetarian 16 persen lebih rendah dibandingkan pemakan daging untuk mengembangkan ISK.

Sebab, daging terutama ayam dan babi, diyakini membawa bakteri E.coli yang menyebabkan hingga tiga perempat infeksi kandung kemih seperti sistitis.

Oleh karena itu, mereka yang menghindari daging kemungkinan kecil memiliki bakteri E. coli di usus mereka. E.coli masuk ke saluran kemih dari usus ketika orang menggunakan toilet.

Para ahli, yang mempublikasikan temuan mereka dalam jurnal Scientific Reports, juga percaya bahwa diet vegetarian yang kaya buah dan sayuran mengandung molekul yang dikenal sebagai phytochemical, yang menghentikan pertumbuhan bakteri.

"Manfaat dari diet vegetarian sebagian besar terlihat pada mereka yang menderita ISK tanpa komplikasi, orang yang sehat," kata pemimpin penelitian, dr Chin-Lon Lin, dari Universitas Tzu Chi di Taiwan.

ISK disebabkan ketika bakteri penyebab penyakit menyerang uretra, tabung yang membawa urine keluar dari tubuh. Hal ini menyebabkan rasa sakit di perut, punggung dan kaki. Sementara siapa pun dapat mengembangkan kondisi ini, wanita lebih sering terkena karena kandung kemih mereka lebih dekat ke bagian belakang.

Penderita merasa perlu sering buang air kecil dan kehidupan seks juga dapat terpengaruh. ISK juga dapat berkembang menjadi infeksi ginjal yang lebih serius jika bakteri tersebut menyebar lebih jauh ke kandung kemih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinfeksi Cacing, Kulit Testis Kakek Ini Mengeras seperti Kulit Telur

Terinfeksi Cacing, Kulit Testis Kakek Ini Mengeras seperti Kulit Telur

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 19:20 WIB

Buang Air Kecil Terlalu Sering? Kurang dari Sepuluh Kali Masih Normal

Buang Air Kecil Terlalu Sering? Kurang dari Sepuluh Kali Masih Normal

Health | Minggu, 05 Januari 2020 | 21:00 WIB

4 Mitos Penyebab Keguguran, Stres hingga Berhubungan Intim saat Hamil

4 Mitos Penyebab Keguguran, Stres hingga Berhubungan Intim saat Hamil

Health | Jum'at, 06 Desember 2019 | 18:34 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB