Sempat Tolak WNI dari Wuhan, Aktivitas Warga Natuna Kini Kembali Normal

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 04 Februari 2020 | 17:19 WIB
Sempat Tolak WNI dari Wuhan, Aktivitas Warga Natuna Kini Kembali Normal
Petugas medis bersiap untuk memeriksa kesehatan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China yang tiba di Pangkalan Udara Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI]

Suara.com - Masyarakat Natuna sebelumnya diberitakan sempat menolak jika wilayahnya dijadikan lokasi observasi bagi para WNI dari Wuhan lantaran khawatir tertular virus corona. Hal ini sempat memicu beberapa masyarakat melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Natuna.

Mengunjungi langsung lokasi observasi WNI di Pangkalan Udara Militer Lanud Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, melaporkan situasi terkini di sekitar lokasi observasi.

Kata dia, memang pada awalnya pemerintah daerah berwacana meliburkan siswa selama dua pekan dan dilarang keluar rumah. Namun kini anak-anak sekolah sudah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Pun penduduk setempat telah beraktivitas normal kembali.

"Masyarakat melakukan aktivitas seperti biasa, anak-anak kembali masuk sekolah. Meski sempat diliburkan, anak-anak (kini) sekolah seperti bisa. Dan tidak ada toko ditutup hanya karena alasan ketakutan, semuanya berkegiatan seperti biasa yang dilakukan," ujar Anung melalui sambungan telepon kepada awak media di Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Menyambung laporan Anung, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Lansung Kemenkes, dr. Wiendra Maworunto, M.Kes, menambahkan, "Masyarakat yang ada di luar itu merasakan ketakutan yang terlalu berlebihan menurut kami. Sebenarnya, sudah ada pendekatan yang dilakukan pada waktu awal. Kita komunikasi dan edukasi kepada masyarakat, itu juga sudah dilakukan dari teman-teman di dinas kesehatan," jelasnya.

Guna memastikan WNI ini sehat, sesuai perintah Presiden Joko Widodo, Kementerian Kesehatan diminta berkantor di Natuna, termasuk menteri dan pejabat eselon 1 lainnya yang bertugas bergilir memantau lokasi dan keadaan.

"Ada Pak Menteri ke sana, ada Pak Dirjen ke sana, kami disuruh berkantor ke sana, perintahnya Presiden begitu. Kementerian kesehatan harus berkantor di sana," kata Wiendra.

Wiendra juga memastikan bahwa WNI yang diperbolehkan pulang adalah mereka yang lolos skrining kesehatan oleh pemerintah China, guna mengantisipasi dan mencegah tersebarnya virus corona. Sedangkan saat skrining kemarin, di China ada 3 WNI yang tidak bisa ikut pulang karena mengalami demam atau sedang sakit.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Video Call, Orang Tua Lega Tahu Kondisi Mahasiswa di Natuna

Lewat Video Call, Orang Tua Lega Tahu Kondisi Mahasiswa di Natuna

Jatim | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:09 WIB

Tangani Virus Corona, China Gabungkan Pengobatan Tradisional dan Barat

Tangani Virus Corona, China Gabungkan Pengobatan Tradisional dan Barat

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 16:38 WIB

Antisipasi Virus Corona, Penumpang Pesawat Pakai Masker di Natuna

Antisipasi Virus Corona, Penumpang Pesawat Pakai Masker di Natuna

Foto | Selasa, 04 Februari 2020 | 15:59 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×