Minum Alkohol Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Jawaban Dokter Menurut Sains

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 05 Februari 2020 | 08:20 WIB
Minum Alkohol Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Jawaban Dokter Menurut Sains
Meme virus corona takut alkohol. (Dok. Twitter)

Suara.com - Cek Fakta: Minum Alkohol Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Jawaban Dokter Menurut Sains

Berita mengenai wabah virus corona dari Wuhan, China, yang telah membunuh ratusan orang berhasil membuat gempar masyarakat dunia.

Di media sosial, banyak informasi berseliweran mengenai ramuan hingga obat penangkal virus yang diduga berasal dari kelelawar tersebut. Salah satunya yang paling populer adalah bagaimana alkohol dipercaya dapat membunuh virus.

Entah bercanda atau serius, banyak dari masyarakat mengambil kesimpulan dengan menganggap bahwa mengonsumsi alkohol dapat 'menyembuhkan' seseorang yang terkena infeksi virus corona. Sama seperti ide meminum alkohol dapat membunuh virus corona, maka meminum disinfektan juga harusnya memiliki manfaat yang sama, kan?

Tapi sebelum dijelaskan lebih lanjut, sebagai informasi singkat, kita semua harus mengerti bahwa infeksi yang disebabkan oleh virus corona terjadi di bagian pernafasan atas bukan di lambung ya!

Suara.com kemudian mengonfirmasi kepada seorang pakar penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia, Dr. dr. Sukamto Sp.PD, KAI mengenai apakah betul bahwa mengonsumsi alkohol dapat mengobati virus corona? Jawabannya jelas tidak, tapi warganet mungkin butuh penjelasan ilmiah yang sederhana mengapa minum alkohol bukan solusi bijak mengatasi wabah virus corona.

Pertama-tama, kata dr. Sukamto, setiap makanan dan minuman yang masuk ke mulut akan langsung bertemu dengan kelenjar liur. Kelenjar liur tersebut akan mengubah kandungan zat pada makanan.

"Belum lagi nanti masuk ke lambung, di lambung dan usus 12 jari itu ada keluar yang disebut insulin. Jadi begitu dia (makanan atau minuman) masuk ke mulut kemudian ke lambung, si alkohol tadi diubah menjadi gula atau glukosa dan sebagain di metabolisme berakhir di hati yang namanya detoksifikasi," kata dr. Sukamto di Depok, Selasa, (4/2/2020).

Detoksifikasi pada fisiologi sendiri merupakan lintasan metabolisme yang bekerja mengurangi kadar racun dalam tubuh lewat metode penyerapan, distribusi, biotransformasi dan eksresi molekul toksin. Karena itu juga, lanjut dr. Sukamto, orang yang kecanduan alkohol memiliki risiko penyakit hati yang lebih tinggi.

baca juga

"Orang kecanduan alkohol pada dosis tertentu hatinya rusak. Bisa menjadi fatty liver atau pelemakan hati. Itu yang banyak terjadi di Eropa dan Amerika," lanjutnya.

Kedua, semua proses dalam tubuh tersebut pada akhirnya tidak membuat alkohol bekerja menjadi penyelamat seseorang yang terkena infeksi virus corona. Sebaliknya, alkohol dengan kadar tak seberapa yang telah dikonsumsi malah berubah menjadi gula atau glukosa.

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

"Artinya, komponen utama dari alkohol itu ya dia akan menjadi gula dan tidak akan bisa membunuh (virus corona) kalau beredar dalam darah. Alkohol juga tidak masuk dalam bagian saluran nafas atas yang terinfeksi corona, yang ada malah merusak hati, sebagai salah satu produsen utama (kekebalan) daya tahan tubuh," terangnya.

Kesimpulan: Hoaks

Jadi walau hanya bercanda dengan mempromosikan minum alkohol untuk mengatasi virus corona, dr. Sukamto lebih mengingatkan mengenai pentingnya menjaga pola makan agar imun atau daya tahan tubuh tetap fit selama menghadapi musim penuh penyakit menular seperti sekarang.

Ia mengatakan, semua makanan seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral hingga protein, dan zat-zat mikronutrien lainnya sangat diperlukan oleh tubuh dalam kadar yang seimbang dan pas.

"Sudah ada penelitian bahwa orang yang kurang gizi, dibandingkan yang normal berat badannya itu daya tahan tubuhnya lebih baik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bisa Menular Lewat Tatapan Mata, Benarkah?

Virus Corona Bisa Menular Lewat Tatapan Mata, Benarkah?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 19:25 WIB

Wabah Virus Corona, Jumlah Wisatawan China ke Bali Alami Penurunan

Wabah Virus Corona, Jumlah Wisatawan China ke Bali Alami Penurunan

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2020 | 18:22 WIB

Begini Situasi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna

Begini Situasi Tempat Isolasi WNI dari Wuhan di Natuna

Video | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×