Berdasar Laporan, Belum Ada Obat yang Efektif untuk Melawan Virus Corona

Yasinta Rahmawati

Kamis, 06 Februari 2020 | 08:16 WIB
Berdasar Laporan, Belum Ada Obat yang Efektif untuk Melawan Virus Corona
Ilustrasi virus Corona (coronavirus) Wuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan meskipun ada beberapa laporan dan klaim penelitian terobosan di bidang perawatan, masih belum ada pengobatan yang efektif untuk mengatasi virus corona.

Virus yang telah menyebar ke lebih dari 24.000 dan menewaskan hingga 500 lebih orang ini dapat menyebabkan demam, batuk dan sesak napas pada pasien.

Dilansir dari Fox News, Universitas Zhejiang di China mengklaim telah menemukan obat yang efektif untuk virus itu. Tetapi, ketika ditanya tentang laporan terakhir, WHO dengan cepat menutupnya.

"Tidak ada terapi efektif yang diketahui terhadap 2019-nCoV (virus) ini dan WHO merekomendasikan pendaftaran ke dalam uji coba terkontrol secara acak untuk menguji kemanjuran dan keamanan," kata juru bicara WHO, Tarik Jasarevic, menurut Reuters.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sendiri sudah menegaskan bahwa tidak ada vaksin untuk mencegah virus corona dan bahwa mereka yang terinfeksi harus menerima perawatan suportif untuk menghilangkan gejala.

Ilustrasi virus corona (coronavirus) Wuhan, China. (Shutterstock)
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Wuhan, China. (Shutterstock)

Gilead, pembuat obat yang berbasis di AS, mengatakan telah memulai uji klinis obat eksperimental yang disebut remdesivir pada pasien yang terinfeksi di China, tetapi menekankan bahwa itu masih dalam tahap penyelidikan.

Pasien koronavirus pertama yang dikonfirmasi di AS, seorang pria Washington yang didiagnosis setelah kembali dari perjalanan ke Wuhan, Cina, pertama kali diberikan perawatan suportif untuk pengobatan sebelum ia juga mulai menggunakan remdesivir, menurut New England Journal of Medicine.

"Pengobatan dengan remdesivir intravena dimulai pada malam hari 7, dan tidak ada efek samping yang diamati terkait dengan infus," laporan kasusnya mengatakan.

Berbagai organisasi, termasuk National Institutes of Health, sudah mulai mengerjakan vaksin, tetapi pengembangannya masih dalam tahap awal.

baca juga

Namun, para peneliti dapat menemukan keuntungan dalam melihat pekerjaan yang sudah dilakukan pada virus SARS dan MERS, yang berasal dari keluarga yang sama dengan 2019-nCoV.

"Biasanya diperlukan bertahun-tahun untuk mengembangkan vaksin dan membawanya ke tingkat yang disetujui untuk digunakan pada manusia," kata Profesor Brenda Hogue, dari Biodesign Institute Center untuk Imunoterapi, Vaksin dan Viroterapi di Arizona State University, mengatakan kepada Newsweek.

"Namun, sejumlah besar pekerjaan telah dilakukan terhadap pengembangan vaksin terhadap 2019-nCoV."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Virus Corona Ditemukan, Mata Uang RI Ikut Terapresiasi

Vaksin Virus Corona Ditemukan, Mata Uang RI Ikut Terapresiasi

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2020 | 08:07 WIB

Ada Penumpang Bercanda Kena Virus Corona, Pesawat Putar Balik ke Bandara

Ada Penumpang Bercanda Kena Virus Corona, Pesawat Putar Balik ke Bandara

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 07:59 WIB

Update Virus Corona: Sudah 28 Ribu Terinfeksi, 563 Orang Meninggal

Update Virus Corona: Sudah 28 Ribu Terinfeksi, 563 Orang Meninggal

Health | Kamis, 06 Februari 2020 | 08:10 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×