Hits: Kasus Corona Covid-19 di China Naik Drastis, Bahaya Seks saat Haid

Vania Rossa

Jum'at, 14 Februari 2020 | 09:06 WIB
Hits: Kasus Corona Covid-19 di China Naik Drastis, Bahaya Seks saat Haid
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah China melaporkan data terbaru pasien virus Corona Covid-19 mengalami kenaikan hingga 250 persen.

Per 13 Februari 2020, hampir 15 ribu kasus baru dilaporkan dalam sehari, mengakibatkan jumlah kasus melonjak menjadi lebih dari 60 ribu. Diduga, kenaikan drastis ini akibat alat tes baru yang dimiliki China. Benarkah?

Berita lainnya yang tak kalah penting untuk Anda tahu adalah bahaya berhubungan seks saat haid (menstruasi). Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

1. Kasus Virus Corona Covid-19 di China Naik Drastis, Dampak Alat Tes Baru?

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Kasus Virus Corona Covid-19 di China Naik Drastis, Dampak Alat Tes Baru?

Pemerintah China melaporkan data terbaru pasien virus Corona Covid-19 mengalami kenaikan hingga 250 persen. Per 13 Februari 2020, hampir 15 ribu kasus baru dilaporkan dalam sehari, mengakibatkan jumlah kasus melonjak menjadi lebih dari 60 ribu.

Baca selengkapnya

2. Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Ilustrasi bayi tidur (Shutterstock)
Ilustrasi bayi tidur (Shutterstock)

Orangtua baru tentu merasa bingung ketika melihat buah hati mereka menjadi sulit tidur. Tapi sebenarnya ini adalah hal yang normal terjadi, karena ini termasuk dalam perkembangan mereka.

baca juga

Misalnya, sebuah peneliltian menemukan bahwa bayi berusia 6 bulan masih membutuhkan waktu rata-rata 20 menit untuk tidur. Pada usia 2 tahun, balita akan bangun rata-rata satu kali setiap malam.

Baca selengkapnya

3. Nekat Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Bisa Rusak Organ Reproduksi Lho!

Ilustrasi seks saat menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi seks saat menstruasi. (Shutterstock)

Nekat Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Bisa Rusak Organ Reproduksi Lho!

Libido seks yang tinggi, seringkali membuat seseorang tidak bisa menahan gairah seks untuk melakukan hubungan intim. Tak jarang, libido memuncak justru saat pasangan sedang mengalami menstruasi.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Ilmuwan, Pria Tampaknya Lebih Rentan Terhadap Virus Corona

Kata Ilmuwan, Pria Tampaknya Lebih Rentan Terhadap Virus Corona

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 08:52 WIB

Korban Tewas Corona Tembus 1.489, Total 64.000 Penduduk Dunia Terinfeksi

Korban Tewas Corona Tembus 1.489, Total 64.000 Penduduk Dunia Terinfeksi

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 08:13 WIB

Peta Satelit Ini Sempat Rekam Kota Wuhan Merah Menyala, Kenapa?

Peta Satelit Ini Sempat Rekam Kota Wuhan Merah Menyala, Kenapa?

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×