Menginfeksi 65 Ribu Orang, Virus Corona Covid-19 Masih Dikelilingi Misteri

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Menginfeksi 65 Ribu Orang, Virus Corona Covid-19 Masih Dikelilingi Misteri
WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)

Sampai saat ini, informasi seputar virus Corona Covid-19 masih dikelilingi misteri, termasuk mengapa penyakit ini bisa menular dengan cepat.

Suara.com - Menginfeksi 65 Ribu Orang, Virus Corona Covid-19 Masih Dikelilingi Misteri

Pertama kali muncul di Wuhan China akhir tahun lalu, virus corona yang kini bernama resmi Covid-19 ini hingga Jumat, 14 (14/2/2020) telah memakan korban jiwa hingga 1.491 orang dengan jumlah kasus positif mencapai 65.247 pasien.

Lalu, penasaran nggak sih sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh saat virus Covid-19 menginfeksi? Dan mengapa virus ini bisa menyebabkan kematian?

Mengutip laman Medical Daily, pada dasarnya informasi terkait virus ini belum diketahui secara detail dan masih dalam tahap penelitian lebih lanjut. Berdasarkan laporan pemerintah China, virus ini berasal dari pasar seafood di Wuhan, lalu menunjukkan gejala pneumonia seperti pilek, batuk, sesak napas, dan besin.

Di sisi lain Badan Kesehatan Dunia (WHO) membenarkan jika virus ini punya gejala penyakit pernapasan lainnya. Gejala ini terjadi dalam jumlah banyak dan berakibat fatal, terutama pada kelompok berisiko tinggi.

"Meskipun jarang, penyakit ini bisa berakibat fatal," ungkap badan kesehatan PBB itu.

Lalu, bagaimana virus Corona Covid-19 memengaruhi tubuh? Peneliti melihat kondisi 138 pasien positif Covid-19 dengan gejala pneumonia di RS Zhilongnan Universitas Wuhan. Diketahui mereka yang setelah terinfeksi menunjukkan gejala di atas, 8 hari berikutnya mengalami sindrom gangguan pernapasan akut. Uniknya, sebagian besar dari pasien ini berusia 56 tahun.

"Ini menunjukkan bahwa usia dan komorbiditas mungkin jadi faktor risiko memburuknya penyakit," catat peneliti tersebut.

Setelah virus menyebar, Pasar Seafood Wuhan langsung ditutup setelah penyakit ini terdeteksi pertama kalinya pada 1 Januari 2020. Di sisi lain, WHO sendiri masih mendalami lebih lanjut terkait virus ini.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Salah satunya, bagaimana penularan virus yang sangat cepat, karena saat ini dugaan kuat menular karena kontak yang dekat dengan mereka yang terinfeksi.

Sebelumnya diberitakan, laman Worldmeters.info memperlihatkan data real-time laporan virus Corona Covid-19 yang didapat. Hingga hari ini, Jumat (14/2/2020), sudah ada 65.247 orang terinfeksi virus Corona Covid-19, dengan 1.491 di antaranya meninggal dunia.

Penambahan pasien positif terbanyak masih terjadi di China, dengan digunakannya alat pendeteksi baru yang lebih sensitif. Hasilnya, jumlah positif virus Corona Covid-19 bertambah 4.854 dari hari sebelumnya.

Kabar baiknya, sudah ada 7.099 pasien yang sembuh dan keluar dari rumah sakit, termasuk 10 pasien di Jepang, 15 pasien di Singapura, dan 12 pasien di Thailand.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS