Update Virus Corona di Indonesia: 102 Pasien Negatif, 2 Masih Diperiksa

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 17 Februari 2020 | 11:50 WIB
Update Virus Corona di Indonesia: 102 Pasien Negatif, 2 Masih Diperiksa
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Update Virus Corona di Indonesia: 102 Pasien Negatif, 2 Masih Diperiksa

Wabah virus corona Covid-19 masih terus terjadi di belahan dunia, khususnya di China di mana virus itu berasal. Berdasarkan data Worldmeters.info, jumlah yang terinfeksi mencapai 71.334, dengan korban meninggal 1.775 orang.

Lalu bagaimana update virus corona Covid-19 di Indonesia, apakah ada yang positif terinfeksi?

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Anung Sugihantono memastikan hingga kini Indonesia masih berstatus zero virus corona Covid-19.

Namun ia mengatakan ada penambahan jumlah spesimen yang diperiksa Badan Litbangkes RI, yakni berjumlah 104 spesimen dari pasien, yang dikirim oleh 39 rumah sakit di 19 provinsi di Indonesia.

"Spesimen per 16 Februari 2020 jam 18.00, (jumlahnya) 104 dari 39 rumah sakit di 19 provinsi," ujar Anung Sugihantono kepada Suara.com melalui pesan singkatnya, Senin (17/2/2020).

Adapun hasil yang dikeluarkan Balitbangkes dan dikonfirmasi, sebanyak 102 spesimen dari pasien semuanya negatif, dan 2 di antaranya masih dalam tahap pemeriksaan di laboratorium Balitbangkes, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

"Hasilnya 102 (spesimen) negatif dan 2 dalam proses," tuturnya.

Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China berjalan menuju pesawat udara usai menjalani masa observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China berjalan menuju pesawat udara usai menjalani masa observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Di antara seluruh spesimen itu, ada yang berasal warga negara Indonesia (WNI) dan ada juga yang berasal dari warga negara asing (WNA). Sayang, Kemenkes tidak bisa mengekspos lebih demi kebutuhan privasi pasien.

"Ada WNI dan WNA. Ada (datanya), tapi tidak untuk disiarkan," tambah Anung.

Sementara itu Minggu, 15 Februari 2020, pemerintah berhasil memulangkan kembali WNI Eks Wuhan yang diobservasi di Lanud Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau selama 14 hari.

238 WNI Eks Wuhan ini sudah dinyatakan bersih dari virus dan boleh kembali beraktivitas seperti sedia kala, juga berbaur dengan lingkungan tempat ia tinggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, Lansia Meninggal Setelah Positif Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Lagi, Lansia Meninggal Setelah Positif Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 11:05 WIB

Update Virus Corona COVID-19: 71.334 Positif Terinfeksi, 11.008 Sembuh

Update Virus Corona COVID-19: 71.334 Positif Terinfeksi, 11.008 Sembuh

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 10:19 WIB

78 WNI di Kapal Pesiar Negatif Virus Corona, Tapi Positif Masuk Angin

78 WNI di Kapal Pesiar Negatif Virus Corona, Tapi Positif Masuk Angin

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 19:36 WIB

Terkini

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB