Ahli Medis: Perokok Lebih Berisiko Terkena Infeksi Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 18 Februari 2020 | 16:43 WIB
Ahli Medis: Perokok Lebih Berisiko Terkena Infeksi Virus Corona Covid-19
Ilustrasi perokok (Shutterstock)

Suara.com - Kita tahu bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam laporan terbaru dari para ahli penyakit paru, diperingatkan bahwa mungkin ada hubungan antara merokok dan rentan terhadap penyakit mematikan.

Kepala petugas medis Irlandia, Dr. Tony Holohan baru-baru ini membuat temuan yang mengungkapkan orang yang sebelumnya sehat telah meninggal karena virus corona baru dan perokok kemungkinan berisiko lebih tinggi akan kondisi tersebut, menurut laporan Independent.

Peneliti di China dan Amerika Serikat telah merilis laporan tentang analisis baru terhadap 8.000 kasus pertama dari Covid-19, yang menemukan laki-laki lebih mungkin terinfeksi penyakit ini dan mengalami gejala paling parah.

Hal ini dihubungkan dengan laki-laki di China yang kemungkinan lebih banyak perokok berat.

Tetapi data bias ini bukan satu-satunya indikator bahwa perokok berisiko lebih tinggi meninggal akibat Covid-19. Ini juga terbukti dalam sejarah berdasarkan kondisi serius yang dialami perokok saat wabah virus corona sebelumnya, seperti SARS dan MERS.

Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Dilansir Telegraph via World of Buzz, seorang ahli penyakit pernapasan terkenal di Inggris, Gisli Jenkins, mengatakan perokok memiliki tingkat tertinggi dalam penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), yang mengacu pada bentuk kerusakan paru-paru yang menempatkan orang pada risiko penyakit pernapasan serius, seperti covid-19.

"Mereka (perokok) juga lebih mungkin terkena infeksi, dengan alasan bahwa merokok akan memengaruhi pertahanan (tubuh) sehingga Anda rentan terhadap infeksi virus dan bakteri," tambah Dr. Sanjay Agrawal, ketua Royal College of Physicians 'Tobacco Advisory' Group.

Pakar medis menambahkan bahwa penelitian menunjukkan perokok dua kali lebih mungkin terkena pneumonia dibandingkan dengan bukan perokok.

“Intinya adalah tidak pernah ada waktu yang buruk untuk berhenti (merokok). Jika Anda berhenti merokok hari ini, Anda akan mengurangi risiko terkena penyakit dan dalam dua hingga tiga bulan, Anda akan mendapat manfaatnya," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Belum Bisa Pastikan Lama Corona Covid-19 Bertahan di Permukaan Benda

Pakar Belum Bisa Pastikan Lama Corona Covid-19 Bertahan di Permukaan Benda

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:23 WIB

3 WNI Positif Corona, Menlu Intensifkan Koordinasi untuk Lakukan Evakuasi

3 WNI Positif Corona, Menlu Intensifkan Koordinasi untuk Lakukan Evakuasi

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:34 WIB

Direktur Rumah Sakit di Wuhan Meninggal Akibat Terjangkit Corona

Direktur Rumah Sakit di Wuhan Meninggal Akibat Terjangkit Corona

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 13:43 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:26 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×