Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri
Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1
Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Kemenkes RI telah menerima 112 spesimen dugaan infeksi virus corona covid-19.

Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerima 112 spesimen terkait dugaan virus corona covid-19 dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 110 spesimen dinyatakan negatif corona covid-19 dan dua spesimen lainnya masih dalam observasi lebih lanjut.

"Belum ada kasus confirm positif corona dari pemeriksaan di seluruh wilayah Indonesia," tutur Sekretaris Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Rabu (19/2/2020).

Yurianto melanjutkan, sampel spesimen datang dari 41 rumah sakit di 21 provinsi dari seluruh Indonesia.

Secara rinci DKI Jakarta ada 29 spesimen, Bali 16 spesimen, Jawa Tengah, Kepulauan Riau dan Jawa Timur dengan sepuluh spesimen, Jawa Barat delapan spesimen, Banten lima spesimen, Sulawesi Utara enam spesimen, Jogja dan Kalimantan Timur dengan tiga spesimen, Sulawesi Selatan dua spesimen, serta Jambi, Papua Barat, NTB, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sumatera Barat dan Bangka Belitung dengan masing-masing satu spesimen.

Cegah wabah flu babi Afrika masuk Indonesia, pemerintah lakukan pelatihan investigasi wabah. (Dok. FAO/Kementan)
Cegah wabah flu babi Afrika masuk Indonesia, pemerintah lakukan pelatihan investigasi wabah. (Dok. FAO/Kementan)

Fakta lain yang diungkap oleh Yurianto adalah, dari 112 spesimen yang masuk dan telah diobservasi, ada virus lain yang mendominasi yang membuat pasien menjadi sakit. Virus tersebut adalah virus H1N1 atau yang lebih dikenal dengan flu babi.

Saat diperiksa menggunakan pan-corona, hasil spesimen menunjukan negatif virus corona covid-19 tetapi positif virus H1N1. Beberapa efek dari transmisi H1N1 adalah flu pada manusia yang menyebabkan penyakit mirip dengan influenza dan influenza musiman.

Hanya saja, Yurianto merasa khawatir andaikata virus tersebut telah bermutasi dan membahayakan kesehatan manusia.

"Begitu kita teliti lebih lanjut, banyakan H1N1. Ini flu musiman, tapi H1N1 yang kita anggap sebagai virus yang lazim di dalam influenza kita harus diteliti lagi, jangan-jangan ada mutasi dari H1N1, sehingga menimbulkan keluhan yang lebih berat misalnya," lanjut Yurianto.

Yurianto memaparkan, virus corona yang saat ini mewabah juga telah melalui tahap mutasi. Ia berharap virus H1N1 yang saat ini ditemukan, tak bermutasi dan menimbulkan masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS