Dokter Larang Atasi Wasir Pakai Kentang Beku, Begini Cara yang Benar!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 22 Februari 2020 | 14:28 WIB
Dokter Larang Atasi Wasir Pakai Kentang Beku, Begini Cara yang Benar!
Ilustrasi wasir, sulit BAB, diare. (Shutterstock)

Suara.com - Wasir atau ambeien merupakan kondisi patologis membengkak atau meradangnya hemorrhoid. Penyakit ini tentu membuat seseorang tidak nyaman untuk beraktivitas sehari-hari.

Tetapi, banyak orang lebih memilih menggunakan obat rumahan untuk mengatasi wasir daripada menemui dokter. Salah satunya, mereka meletakkan kentang beku di punggungnya.

Padahal meletakkan kentang beku di punggung untuk mengatasi wasir tidak disarankan oleh petugas medis. Bahkan dokter juga tidak menyarankan untuk memasukkan kentang beku ke anus untuk mengatasi ambeien.

Dokter menyarankan penderita wasir untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, konsumsi makanan berserat tinggi dan konsultasi ke petugas medis jika tidak membaik.

Dokter Diana Gall, seorang dokter daring pun menyadari banyak orang tidak mau ke dokter untuk memeriksakan wasirnya karena malu. Sehingga banyak orang memilih cara tradisional yang tidak terbukti secara medis.

Ilustrasi kentang (shutterstock)
Ilustrasi kentang (shutterstock)

"Tidak ada bukti medis bahwa memasukkan kentang beku ke dalam anus dapat membantu menyembuhkan wasir, jadi saya meminta agar orang-orang berpikir dua kali," jelasnya dikutip dari The Sun.

Menurut Diana Gall, biasanya wasir akan membaik setelah beberapa hari. Tetapi, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasinya, seperti mandi air hangat dan minum banyak cairan.

"Jika perawatan rumahan ini tidak mengatasi wasir, Anda disarankan untuk pergi ke dokter agar mendapat penanganan medis," jelasnya.

Diana Gall juga menjelaskan alasan banyak orang memilih memasukkan kentang beku ke anus selama 30 menit untuk mengatasi wasir.

Mereka mengklaim bahwa kentang mentah yang sedikit asam dapat meredakan rasa sakit dan gatal. Sedangkan, kentang mentah yang sudah beku bisa mengkonstruksi pembuluh darah di daerah sensitif.

Tetapi, Diana Gall sangat menyarankan agar semua orang berpikir berulang kali sebelum memasukkan kentang beku ke dalam anus untuk mengatasi wasir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Berat Badan Ideal, Jangan Santap Makanan Ini Setelah Pukul 4 Sore!

Demi Berat Badan Ideal, Jangan Santap Makanan Ini Setelah Pukul 4 Sore!

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 15:44 WIB

Kentang Goreng Ini Bertabur Bubuk Mala, Pencinta Pedas Berani Coba?

Kentang Goreng Ini Bertabur Bubuk Mala, Pencinta Pedas Berani Coba?

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2020 | 20:50 WIB

Resep Perkedel Kentang, Pas Jadi Camilan atau Bekal di Kantor

Resep Perkedel Kentang, Pas Jadi Camilan atau Bekal di Kantor

Lifestyle | Senin, 17 Februari 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB