Berhubungan Intim dalam Air Sebabkan Hamil? Ketahui 4 Fakta Ini Dahulu!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 23 Februari 2020 | 21:10 WIB
Berhubungan Intim dalam Air Sebabkan Hamil? Ketahui 4 Fakta Ini Dahulu!
Pasangan di kolam (Freepik)

Suara.com - Berhubungan intim di dalam air mungkin terdengar menantang, terlebih beberapa adegan film yang memperlihatkan berhubungan intim di dalam air terlihat menyenangkan.

Namun, ternyata bercinta di dalam air jauh dari apa yang dilihat di layar. Dan menurut laman Self, kegiatan ini juga memiliki beberapa risiko.

1. Tidak steril

Kolam renang memang umumnya mengandung klorin, tetapi airnya juga dapat memiliki banyak bakteri. Salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling umum adalah tingkat pH yang tidak tepat, lapor Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

"(Danau dan lautan) sejauh ini adalah yang paling kotor", ujar Idries Abdur-Rahman , MD, seorang dewan yang bersertifikat ob / gyn.

2. Air dapat membersihkan pelumas alami

Melakukan hubungan intim di dalam air dapat mempersulit vagina. "Orang-orang berpikir air seperti pelumas vagina, tetapi mereka sama sekali berbeda," kata Abdur-Rahman.

Ketika ada sesuatu yang masuk dan keluar dari vagina Anda di bawah air, sebagian dari air itu akan secara alami masuk ke dalam, membersihkan cairan vagina yang berguna sebagai pelumas, dan berpotensi membuat kering.

"Kurangnya pelumasan dapat membuat ANda lebih rentan terhadap lecet," sambungnya.

Ilustrasi bercinta di dalam air. (Shutterstock)
Ilustrasi bercinta di dalam air. (Shutterstock)

3. Hamil saat berhubungan intim di dalam air

Jika seseorang ejakulasi di dalam diri Anda di bawah air dan Anda tidak menggunakan kontrasepsi, Anda bisa hamil.

"Mungkin ada pelepasan semen selama hubungan intim bahkan sebelum ejakulasi. Bahkan jika dia menarik (penis) sebelum ejakulasi," kata ob-gyn bersertifikat Antonio Pizarro, MD.

4. Tanpa kontak fisik tidak bisa hamil

Meski pernah mendengar desas desus tentang wanita bisa hamil saat berenang bersama lelaki. Tapi ini hanyalah hoaks.

"Jika tidak ada kontak fisik dan ada emisi semen ke dalam air, aku tidak bisa melihat bagaimana itu akan menyebabkan kehamilan. (Air mani) harus sangat dekat, atau perlu ada manipulasi anatomi wanita untuk memasukkan semen (ke rahim)," kata Pizarro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Berita KPAI, Benarkah Wanita Bisa Hamil jika Berenang Bareng Pria?

Viral Berita KPAI, Benarkah Wanita Bisa Hamil jika Berenang Bareng Pria?

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 09:49 WIB

Hamil Karena Berenang Sekolam dengan Pria, KPAI Jadi Bulan-bulanan Warganet

Hamil Karena Berenang Sekolam dengan Pria, KPAI Jadi Bulan-bulanan Warganet

Tekno | Sabtu, 22 Februari 2020 | 22:32 WIB

Awalnya Kirim Video Bugil, Bu Guru Lanjut Berhubungan Intim dengan Siswa

Awalnya Kirim Video Bugil, Bu Guru Lanjut Berhubungan Intim dengan Siswa

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 18:32 WIB

Hits: Ussy Sulistiawaty Pingsan saat Hamil, Viral Bocah Ingin Bunuh Diri

Hits: Ussy Sulistiawaty Pingsan saat Hamil, Viral Bocah Ingin Bunuh Diri

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 10:10 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB