Peneliti: Penyebaran Virus Corona Covid-19 Lebih Mirip Flu Ketimbang SARS

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2020 | 11:00 WIB
Peneliti: Penyebaran Virus Corona Covid-19 Lebih Mirip Flu Ketimbang SARS
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)

Suara.com - Sebuah temuan yang diterbitkan pada hari Rabu (19 Februari) dalam New England Journal of Medicine memberikan bukti baru bahwa Covid-19 tidak seperti penyakit serupa sebelumnya, yakni SARS.

Dilansir dari Reuters, SARS menyebabkan infeksi jauh di saluran pernapasan bawah yang dapat menyebabkan pneumonia. Sedangkan Covid-19 tampaknya menghuni saluran pernapasan bagian atas dan bawah.

Itu akan membuatnya tidak hanya mampu menyebabkan pneumonia parah, tetapi juga menyebar dengan mudah seperti flu atau pilek.

Para peneliti di provinsi Guangdong, China memantau jumlah virus corona pada 18 pasien. Salah satunya, yang memiliki tingkat virus moderat di hidung dan tenggorokannya, tidak pernah memiliki gejala penyakit apa pun.

Di antara 17 pasien yang bergejala, tim menemukan kadar virus meningkat segera setelah gejala pertama kali muncul, dengan jumlah virus yang lebih tinggi hadir di hidung daripada di tenggorokan. Pola yang lebih mirip dengan influenza daripada SARS.

Tingkat virus pada pasien tanpa gejala pun mirip dengan apa yang ada pada pasien dengan gejala, seperti demam.

Wabah Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Wabah Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Temuan menambah bukti bahwa virus baru ini, meskipun secara genetik mirip, tidak berperilaku seperti SARS, kata. Dr Kristian Andersen, seorang ahli imunologi di Scripps Research di La Jolla, California, yang menggunakan alat pengurutan gen untuk melacak wabah penyakit.

"Virus ini jelas jauh lebih mampu menyebar di antara manusia daripada virus corona novel lain yang pernah kita lihat. Ini lebih mirip dengan penyebaran flu," kata Dr. Andersen, yang tidak terlibat dengan penelitian ini.

Para peneliti mengatakan temuan mereka menambah laporan bahwa virus dapat ditularkan pada awal perjalanan infeksi, dan menyarankan bahwa mengendalikan virus akan memerlukan pendekatan yang berbeda dari apa yang bekerja pada SARS.

Hingga kini, virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 80.000 orang. Sementara itu jumlah korban meninggal mencapai 2.700 orang lebih, dengan sebagian besar kasus dan kematian tetap terkonsentrasi di Provinsi Hubei, pusat penyebaran virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Sudah Sampai ke Afrika, Aljazair Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona Sudah Sampai ke Afrika, Aljazair Umumkan Kasus Pertama

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 08:33 WIB

Waduh, Wakil Menteri Kesehatan Iran Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19

Waduh, Wakil Menteri Kesehatan Iran Dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19

Health | Rabu, 26 Februari 2020 | 05:05 WIB

Wabah Corona Covid-19 Diprediksi Usai Mei 2020, Benarkah?

Wabah Corona Covid-19 Diprediksi Usai Mei 2020, Benarkah?

Video | Rabu, 26 Februari 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB