Langka akibat Corona Covid-19, Harga Masker Bedah Tembus Rp 15 Juta!

Yasinta Rahmawati

Selasa, 03 Maret 2020 | 13:57 WIB
Langka akibat Corona Covid-19, Harga Masker Bedah Tembus Rp 15 Juta!
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Suara.com - Meski sudah diinformasikan bahwa masker bedah lebih bermanfaat bagi orang yang sudah sakit, orang sehat pun berbondong-bondong memburu masker bedah. Terlebih kini dinyatakan ada dua WNI positif corona Covid-19.

Tak heran, hal ini membuat masker bedah langka di mana-mana. 

Karena itu, harga masker bedah pun melonjak drastis. Seperti yang diinfokan warga Twitter satu ini. Lewat akun base @subtanyarl, ia memperlihatkan harga masker bedah di sebuah e-commerce.

"Ya Allah, sampe ada cicilannya dong," tulisnya dalam keterangan.

Dalam unggahan tersebut, terlihat bahwa masker bedah merek Sensi itu dibanderol sangat mahal. Yakni Rp 15 juta per karton (40 boks).

Bahkan, terdapat pula keterangan jika pembeli dapat mencicilnya sampai 24 kali dengan bunga 0%. Setiap cicilan dibanderol Rp 625 ribu.

Warganet pun langsung memberikan kritik terhadap mahalnya harga masker bedah itu.

Masker bedah tembus 15 juta. (Twitter/@subtanyarl)
Masker bedah tembus 15 juta. (Twitter/@subtanyarl)

"Walau untuk 40 box dengan harga segitu itu termasuk gak masuk akal banget apalagi perbandingan sama harga normal bedanya jauh banget. Jualan boleh, cari untung juga boleh, ya tapi nggak gini juga. Udah masker mahal susah dicari, lagi marak penyakit kebayang betapa chaosnya skrng," ujar salah satu warganet.

"Dulu gw beli cuma 75k an 1 box isinya 50 pcs. Di luar negeri masker pada digratisin/disumbangkan karena ada corona, eh di Indonesia malah jadi aji mumpung naikin harga gak ngotak. Gak berkah weh, astagfirullah," tambah warganet yang lain.

baca juga

"GILAAA, MASKER DIMANA MANA UDH ABIS YANG MASIH ADA STOCK JADI SEGINI??? GILA LU SELLER," ungkap warganet lain.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut sebenarnya tidak semua orang memerlukan masker. Hanya mereka yang sakitlah yang harus memakai masker, agar virus atau penyakit tidak menular kepada orang lain.

Bahkan penyataan ini juga dibenarkan oleh ahli. "Partikel kecil tidak dapat disaring oleh masker bedah. Pada saat yang sama, masker respirator dan bedah tidak memiliki fungsi untuk membunuh virus, jadi ketika tetesan (air liur) pembawa virus terciprat di permukaan masker, virus dapat bertahan hidup minimum beberapa jam hingga seminggu," ucap Hyo-Jick Choi, asisten profesor di University of Alberta, dikutip Science Alert.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Positif Corona, Media Asing Menyoroti Sikap Terawan

WNI Positif Corona, Media Asing Menyoroti Sikap Terawan

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:26 WIB

Anies: Orang Bergejala Virus Corona Jangan Datang ke RS, Telepon Saja

Anies: Orang Bergejala Virus Corona Jangan Datang ke RS, Telepon Saja

News | Senin, 02 Maret 2020 | 21:08 WIB

Dua WNI Asal Depok Positif Corona dan 4 Berita Heboh Lain

Dua WNI Asal Depok Positif Corona dan 4 Berita Heboh Lain

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×