WNI Positif Corona, Media Asing Menyoroti Sikap Terawan

Dany Garjito, Rifan Aditya

Selasa, 03 Maret 2020 | 09:26 WIB
WNI Positif Corona, Media Asing Menyoroti Sikap Terawan
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto (tengah) menyimak pertanyaan dari wartawan terkait dua WNI yang positif terkena virus Corona di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (2/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Media asal Inggris, The Guardian ikut menyoroti dua warga negara Indonesia yang positif terjangkit virus corona baru (Covid-19). Perhatian media asing ini tertuju pada sikap Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Dalam artikel berjudul "First coronavirus cases confirmed in Indonesia amid fears nation is ill-prepared for outbreak" yang dimuat pada Senin (2/3/2020), Guardian tidak hanya memberitakan kasus virus corona pertama di Indonesia.

Ia juga mengaitkan hal ini dengan kekhawatiran yang sebelumnya merebak bahwa Indonesia tidak mampu mengidentifikasi penularan virus.

"Konfirmasi ini (WNI positif corona) menyusul meningkatnya kekhawatiran bahwa negara tersebut gagal mengidentifikasi penularan virus," seperti dikutip Suara.com dari The Guardian, Selasa (3/3/2020).

Para pakar kesehatan, melalui The Guardian, telah memperingatkan bahwa sedikitnya pasien virus yang dikonfirmasi di Indonesia, cukup mengejutkan, terutama mengingat hubungan yang erat negara ini dengan Cina.

Indonesia juga menerima investasi yang signifikan dari Cina. Dimana pemasukan dari Tiongkok itu sangat bergantung pada sektor pariwisata.

Negara berpenduduk 272 juta orang ini juga memiliki komunitas Cina-Indonesia yang cukup besar, sekitar 3% dari populasinya.

Sikap Terawan dianggap "menghina" saat menanggapi hasil penelitian Harvard University.

Bulan lalu, para peneliti Harvard menganalisis lalu lintas udara dari Wuhan, Cina, di mana wabah itu berasal, dan menyimpulkan jumlah kasus lebih rendah dari yang diperkirakan.

baca juga

Harvard University juga menyampaikan keprihatinan tentang negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand dan Kamboja. Pada saat itu, menteri kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto menyebut penelitian itu “menghina” dan membela proses penyaringan negara.

Kekhawatiran lebih lanjut muncul ketika Selandia Baru dan Malaysia melaporkan pasien yang dites positif virus corona baru-baru ini bepergian ke Indonesia.

Selain itu, hasil pemeriksaan Balitbangkes Indonesia juga dipertanyakan. Pasalnya lembaga yang bertugas menguji dugaan kasus virus corona ini hanya menyelesaikan sekitar 140 tes lab.

Jurnalis The Jakarta Post, Ary Hermawan dalam tulisannya yang diterbitkan pada Sabtu menyoroti hal ini.

"Untuk meletakkan segala sesuatu dalam perspektif, pada 26 Februari, Inggris telah melakukan 7.132 tes, 13 di antaranya telah kembali positif," tulisnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah tampaknya lebih khawatir "tentang dampak sosial dan ekonomi dari histeria massal yang disebabkan oleh wabah virus daripada wabah itu sendiri".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: 90.441 Total Kasus Infeksi, Korban Meninggal 3.119

Update Corona Covid-19: 90.441 Total Kasus Infeksi, Korban Meninggal 3.119

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:03 WIB

Angkasa Pura II Tak Terima Disebut Lakukan Pengawasan Corona Ala Kadarnya

Angkasa Pura II Tak Terima Disebut Lakukan Pengawasan Corona Ala Kadarnya

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 09:00 WIB

Hits Pagi: Corona di Indonesia, Kenali Gejala & Cara Cegah Penularannya

Hits Pagi: Corona di Indonesia, Kenali Gejala & Cara Cegah Penularannya

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:57 WIB

Dampak Covid-19: Footshake Viral, Festival Bunga Sakura di Jepang Batal

Dampak Covid-19: Footshake Viral, Festival Bunga Sakura di Jepang Batal

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:44 WIB

2 Warga Positif Corona, Penumpang KRL Depok Ramai-ramai Kenakan Masker

2 Warga Positif Corona, Penumpang KRL Depok Ramai-ramai Kenakan Masker

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:41 WIB

Banyak yang Kecele, RS Pondok Indah Kena Dampak Kabar Corona Covid-19

Banyak yang Kecele, RS Pondok Indah Kena Dampak Kabar Corona Covid-19

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:32 WIB

IHSG Belum Bisa Keluar dari Jeratan Virus Corona

IHSG Belum Bisa Keluar dari Jeratan Virus Corona

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:10 WIB

Tagar #KamiTidakTakutVirusCorona Bergema di Twitter

Tagar #KamiTidakTakutVirusCorona Bergema di Twitter

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 07:56 WIB

Masker di Yogyakarta Langka, Apotek Ini Sediakan Masker Khusus Dari Kain

Masker di Yogyakarta Langka, Apotek Ini Sediakan Masker Khusus Dari Kain

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×