Kemenkes: Hotline Kemenkes Khusus Covid-19 Bukan Untuk Jemput Pasien

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 05 Maret 2020 | 05:44 WIB
Kemenkes: Hotline Kemenkes Khusus Covid-19 Bukan Untuk Jemput Pasien
Hotline Virus Corona

Suara.com - Hotline Kemenkes khusus virus Corona Covid-19 sengaja dibentuk untuk memberikan informasi valid tentang virus yang telah memakan korban lebih dari 3.000 jiwa di dunia.

Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, menegaskan nomor hotline ini hanya diperuntukkan memberi informasi dan pengetahuan seputar Covid-19. Ia mengatakan hotline bukanlah untuk meminta penjemputan atau meminta pemeriksaan di rumah.

"Hotline Kemenkes itu lebih berbicara tentang informasi-informasi seputar Covid-19 ya. Jadi tidak bicara tentang menjemput," ujar Yuri di Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).

Adapun mereka yang mengurusi penjemputan dalam keadaan darurat ialah Public Safety Center (PSC) 119, yang di dalamnya tersedia layanan ambulan jika masyarakat dalam keadaan darurat. Ukuran kedaruratannya berdasarkan ancaman yang dirasakan masyarakat itu sendiri.

"Kita juga berbicara dengan PSC 119 sebenarnya. Ini kan ambulance service yang disiapkan untuk melayani kedaruratan di masyarakat. Kedaruratan masyarakat tentunya ada terminologi (ukuran) yang dinyatakan oleh masyarakat itu sendiri, bukan menurut kita (pemerintah)," jelas Yuri di Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).

Sesditjen P2P Kemenkes mengungkap, PSC 119 tidak berada di bawah naungan Kemenkes, tapi berada di bawah kendali Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah setempat. PSC 119 memang jadi salah satu arahan Kemenkes, namun untuk detail aturan PSC 119 diatur seutuhnya oleh Dinkes daerah setempat.

"Ini nanti akan lebih detail ditanyakan apakah kemudian PSC 119 ini menjalankan peran seperti itu (menjemput dan mendatangi rumah), karena PSC 119 itu bukan organnya Kementerian Kesehatan, tapi organnya kesehatan daerah. Kita membentuk itu (Dinkes Daerah), kemudian meminta daerah untuk membentuknya," paparnya.

Ke depannya, kata Yuri, Kemenkes akan meminta Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) untuk melakukan kroscek konten-konten di hotline berkaitan dengan keluhan teknis, mengingat banyak penjelasan yang tidak sesuai dengan kaidah kedokteran.

"Karena sering kali kontennya tidak sesuai dengan kaidah keilmuwan. Oleh karena itu, dokter spesialis paru sebagai lead sektor dalam kaitan dengan Covid-19 ini, kita minta juga melakukan pengawasan terkait konten hotline," tukasnya.

baca juga

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinkes DKI Telusuri Guru ACG International School Suspect Corona

Dinkes DKI Telusuri Guru ACG International School Suspect Corona

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 05:30 WIB

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 157 Negatif, 9 Masih Didalami

Update Corona Covid-19 di Indonesia: 157 Negatif, 9 Masih Didalami

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 05:05 WIB

Respons Corona di Indonesia, Pemerintah Bikin Protokol Penanganan Covid-19

Respons Corona di Indonesia, Pemerintah Bikin Protokol Penanganan Covid-19

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 20:35 WIB

Terkini

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

Rombakan Besar di Tubuh Polri: Kapolri Suyudi Rotasi Kabareskrim, Kabarhakam, hingga Kadensus 88

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan

Bogor | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata

Bekaci | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:56 WIB

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:53 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Penggerak Ekonomi, BRI Perkuat Dukungan Pariwisata dan UMKM

Bali | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:50 WIB

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

BRI Dorong Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 bagi Pariwisata dan UMKM

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

Botol Plastik Disulap Jadi Sapu, Warga Petukangan Utara Raup Omzet hingga Rp3 Juta per Bulan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:45 WIB

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

7 Cara Membersihkan Tabung Mesin Cuci 1 Tabung dari Kerak dan Lumut Hitam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 10:40 WIB

×