Gadis Bunuh Balita di Sawah Besar, Psikolog Duga Skizofrenia dan Psikopat

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 10 Maret 2020 | 09:52 WIB
Gadis Bunuh Balita di Sawah Besar, Psikolog Duga Skizofrenia dan Psikopat
Ilustrasi kesehatan mental anak.(Shutterstock)

Suara.com - Sebuah kabar mengejutkan banyak orang tentang seorang remaja NF berusia 15 tahun yang tega membunuh APA, bocah 5 tahun, dengan keji. Bahkan, keesokan paginya, NF menyerahkan diri pada kepolisian Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, tanpa rasa bersalah. Sikap ini tentu saja mengherankan banyak orang.

Mengapa itu bisa terjadi? Lalu apa kata psikolog tentang kasus ini?

Psikolog Liza M Djapri menyebut bahwa ia tidak mendiagnosis atau melakukan assesment kepada NF. Namun berdasarkan informasi yang diberitakan, Liza melihat ada 2 yang memungkinkan ini terjadi, yakni gangguan kepribadian psikopat dan skizofrenia.

"Saya tidak bertemu anaknya, jadi saya tidak bisa mengatakan anak ini kenapa, karena saya tidak melihat, tidak ketemu, tidak observasi, tidak assesment," ujar Liza saat dihubungi Suara.com, Senin (9/3/2020).

Dugaan psikopat, ini karena Liza mendapat informasi bahwa anak ini ingin memamerkan keahlian atau kepribadian narsistik. Seperti setelah menyembunyikan dan membunuh APA, banyak orang mencari anak tersebut, yang menurutnya menarik.

"Tidak ada rasa bersalah, kemudian mencari adrenalin, seru-seruan dia bunuh. Kemudian orang-orang pada sibuk nyari-nyari, bahkan dia bikin status tentang itu. Terus kaya adrenalin mencari sensasi ketegangan, ketemu nggak ya, ketemu nggak ya," jelas Liza.

Sifat psikopat, tanpa rasa bersalah ini, mungkin dialami NF dengan ringan melangkahkah kaki ke kantor polisi dan mengakui perbuatannya. Bahkan ia mengaku puas sudah membunuh korban. Seolah-olah ingin menunjukkan dan melihat respon orang tersebut.

"Mereka (psikopat) senang diperhatikan, diperhatikan polisi sama media, karena mereka memang ada daya narsistik, spotlitenya ada di dia, diperhatikan. Jadi sebenarnya perhatian yang kita berikan satu Indonesia, justru memberikan insentif buat dia," ungkapnya.

Psikolog yang berpraktik di RS Jiwa Dharmawangsa Jakarta itu melihat, berdasarkan informasi dari pemberitaan, NF diduga menderita Skizofrenia atau gangguan di mana seseorang putus kontak dengan realita dunia nyata. Biasanya ditandai dengan ia mendengar bisikan-bisikan yang hanya didengarnya.

baca juga

Hal ini juga berdasarkan pengakuan para tetangganya yang sesekali mendengar NF bercerita, bahwa anak tersebut kerap mendengar bisikan-bisikan yang menyuruhnya melakukan sesuatu.

"Halusinasinya lebih dominatif banget yang mengakibatkan dia ada kemungkinan disuruh, dia kata tuhan harus bunuh supaya dapet power, kata tuhan segala macem apalah," paparnya.

"Ini mungkin saja, di mana mereka yang skizofrenia tidak merasa bersalah tentunya, di mana dibisikin yang dia yakin yang dilakukan benar. Antara 2 pilihan ini, nanti tim Polri bekerja dengan assesment, nanti keluar di NF ini kenapa," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI: Guru BK Harus Bisa Jadi Benteng Anak-Anak yang Dirundung Masalah

KPAI: Guru BK Harus Bisa Jadi Benteng Anak-Anak yang Dirundung Masalah

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 09:19 WIB

Viral, Video Gadis Pembunuh Sawah Besar Bikin Merinding

Viral, Video Gadis Pembunuh Sawah Besar Bikin Merinding

Tekno | Selasa, 10 Maret 2020 | 08:00 WIB

NF Pembunuh Balita dalam Lemari Mulai Berubah Sejak Ayah Nikah Lagi

NF Pembunuh Balita dalam Lemari Mulai Berubah Sejak Ayah Nikah Lagi

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:33 WIB

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:29 WIB

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:26 WIB

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:22 WIB

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:12 WIB

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Sport | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:10 WIB

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

×