Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cesar Uji Tawakal

Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB
Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki
Garis berat dan garis tinggi pada bangun datar segitiga. (Suara.com/AI)
baca 10 detik
  • Garis tinggi dan garis berat pada segitiga memiliki fungsi dasar serta fokus yang berbeda dalam geometri bidang datar.
  • Kedua garis tersebut akan saling berimpit apabila ditarik dari titik sudut puncak menuju ke sisi alas segitiga sama kaki.
  • Garis berat dan garis tinggi akan terpisah atau tidak berimpit jika ditarik dari salah satu sudut alas segitiga sama kaki.

Suara.com - Pelajaran matematika sering kali menyajikan materi geometri bangun datar yang unik dan menarik.

Di antara berbagai jenis bangun datar, segitiga merupakan salah satu bangun yang memiliki banyak keistimewaan, termasuk keberadaan garis-garis istimewa di dalamnya.

Dua garis yang paling sering membuat siswa sekolah bingung dan tertukar saat mengerjakan soal ujian adalah garis berat dan garis tinggi.

Lantas, bagaimana cara tepat membedakan kedua garis ini, khususnya ketika diterapkan pada bangun segitiga sama kaki?

Membedakan Garis Berat dan Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Untuk membedakannya secara jelas, kita perlu membedah pengertian serta fungsi dasar dari masing-masing garis tersebut.

Garis tinggi didefinisikan sebagai garis lurus yang menghubungkan satu titik sudut ke sisi di hadapannya secara tegak lurus.

Istilah tegak lurus berarti garis tersebut wajib membentuk sudut siku-siku tepat sebesar sembilan puluh derajat pada titik perpotongannya.

Tempat bertemunya ketiga garis tinggi dalam sebuah segitiga dinamakan sebagai titik tinggi.

Di sisi lain, garis berat memiliki prinsip kerja yang berbeda. Garis berat didefinisikan sebagai garis lurus yang menghubungkan satu titik sudut ke sisi di depannya dan membagi sisi tersebut menjadi dua bagian yang sama panjang.

baca juga

Fokus utama dari garis berat adalah membagi panjang sisi di hadapannya secara adil menjadi dua potongan yang nilainya identik.

Ketiga garis berat pada segitiga akan berpotongan di satu titik pusat yang disebut titik berat.

Titik berat ini membagi garis dengan perbandingan dua banding satu, di mana bagian terpanjang terletak di antara titik sudut dan titik berat.

Perbedaan kedua garis ini menjadi sangat menarik ketika digambarkan pada segitiga sama kaki. Segitiga sama kaki adalah bangun segitiga yang mempunyai dua sisi sama panjang serta dua sudut yang sama besar.

Letak perbedaan atau persamaan kedua garis ini sangat bergantung pada titik sudut asal penarikannya.

Apabila garis ditarik dari titik sudut puncak—yaitu sudut utama yang berada di antara dua kaki yang sama panjang—menuju ke sisi alas, maka garis tinggi dan garis berat akan berimpit atau menyatu menjadi satu garis yang sama.

Garis puncak ini membagi sisi alas menjadi dua bagian sama panjang sekaligus membentuk sudut tegak lurus terhadap alas.

Pembelahan pada garis tengah ini secara otomatis menghasilkan dua segitiga siku-siku yang sama besar.

Namun, perbedaan nyata baru akan terlihat apabila garis ditarik dari salah satu titik sudut alas menuju ke kaki segitiga di depannya.

Pada posisi ini, garis tinggi dan garis berat terpisah atau tidak berimpit. Garis tinggi akan mengejar sudut sembilan puluh derajat tanpa membagi kaki sama panjang, sedangkan garis berat akan membagi kaki tersebut menjadi dua bagian sama panjang tanpa membentuk sudut tegak lurus.

Rumus Panjang Garis Berat

Garis berat dan garis tinggi pada bangun datar segitiga. (Suara.com/AI)
Garis berat dan garis tinggi pada bangun datar segitiga. (Suara.com/AI)

Untuk menghitung panjang garis berat pada segitiga, kita dapat menggunakan rumus khusus yang diturunkan dari konsep geometri.

Jika garis berat AD disimbolkan sebagai d dan ditarik menuju sisi a (di hadapan sudut A), maka rumus menghitung panjang kuadrat garis beratnya adalah:

d kuadrat = 1/2 b kuadrat + 1/2 c kuadrat - 1/4 a kuadrat.

Dalam rumus ini, a merupakan panjang sisi di hadapan sudut asal (sisi yang dipotong menjadi dua bagian sama panjang), sedangkan b dan c adalah panjang dua sisi segitiga lainnya.

Contoh Soal dan Pembahasan

Agar lebih paham, mari kita simak contoh soal perhitungan garis berat berdasarkan materi panduan geometri berikut ini.

Diketahui sebuah segitiga ABC memiliki panjang sisi AB = 5 sentimeter, AC = 6 sentimeter, dan BC = 7 sentimeter. Jika garis berat AD ditarik dari titik A menuju sisi BC, berapakah panjang garis berat AD tersebut?

Penyelesaian:

Pada soal ini, sisi yang dibagi dua oleh garis berat AD adalah sisi BC (a = 7 cm), sedangkan sisi lainnya adalah AB (c = 5 cm) dan AC (b = 6 cm).

Masukkan angka-angka tersebut ke dalam rumus garis berat:

AD kuadrat = 1/2 x (AB kuadrat) + 1/2 x (AC kuadrat) - 1/4 x (BC kuadrat)
AD kuadrat = 1/2 x (5 kuadrat) + 1/2 x (6 kuadrat) - 1/4 x (7 kuadrat)
AD kuadrat = 1/2 x 25 + 1/2 x 36 - 1/4 x 49
AD kuadrat = 25/2 + 36/2 - 49/4
AD kuadrat = 50/4 + 72/4 - 49/4
AD kuadrat = 73/4

Untuk mencari panjang AD, kita tarik nilai akar kuadrat dari 73/4:

AD = akar dari (73/4)
AD = 1/2 akar 73 sentimeter.

Jadi, panjang garis berat AD pada segitiga tersebut adalah sebesar 1/2 akar 73 sentimeter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghitung Luas Tembereng Lingkaran Jika Diketahui Sudut Pusat

Cara Menghitung Luas Tembereng Lingkaran Jika Diketahui Sudut Pusat

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 16:49 WIB

Trik Praktis Cara Menghitung Luas Setengah dan Seperempat Lingkaran

Trik Praktis Cara Menghitung Luas Setengah dan Seperempat Lingkaran

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 14:59 WIB

Sering Tertukar? Ini Perbedaan Juring dan Tembereng pada Lingkaran Beserta Rumusnya

Sering Tertukar? Ini Perbedaan Juring dan Tembereng pada Lingkaran Beserta Rumusnya

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 14:39 WIB

Mengenal Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar, Lengkap dengan Contohnya

Mengenal Perbedaan Simetri Lipat dan Simetri Putar, Lengkap dengan Contohnya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 11:15 WIB

Mengenal Sifat Lingkaran: Bangun Datar Unik Tanpa Sudut yang Ada di Sekitar Kita

Mengenal Sifat Lingkaran: Bangun Datar Unik Tanpa Sudut yang Ada di Sekitar Kita

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 17:24 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×