Soroti Masker Bekas Pakai, Pakar: Itu Sampah Medis!

Risna Halidi

Selasa, 10 Maret 2020 | 11:38 WIB
Soroti Masker Bekas Pakai, Pakar: Itu Sampah Medis!
Masker virus corona. (Antara)

Suara.com - Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Ari Fahrial Syam menyoroti tentang maraknya penggunaan masker di masyarakat terkait ancaman paparan virus corona Covid-19.

Melalui siaran tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (10/3/2020), dr. Ari mengatakan bahwa banyak masyarakat yang bertanya kepada dirinya apakah orang sehat boleh atau tidak boleh menggunakan masker di luar rumah?

Ia pun memiliki jawaban tersendiri menanggapi pertanyaan tersebut. "Jawaban saya silahkan saja. Tapi pertanyaannya untuk apa pakai masker di luar rumah kalau kita sehat?" tulis dr. Ari.

Sampah masker yang dibuang sembarangan. (Dok. dr. Ari Fahrial Syam)
Sampah masker yang dibuang sembarangan. (Dok. dr. Ari Fahrial Syam)

Ia juga menambahkan, meski orang sehat boleh menggunakan masker, hanya saja ia akan cenderung menyentuh daerah hidung atau mulut saat membetulkan posisi masker.

"Belum lagi kalau kita tidak menggunakan masker dengan benar hal ini justru pemakaian menjadi kontraproduktif," tambahnya.

Menurut dr. Ari, orang yang sebaiknya memakai masker adalah mereka yang tengah sakit atau ketika melakukan kontak dengan orang sakit. "Masker juga diperlukan oleh para petugas kesehatan yang akan melakukan tindakan medis," kata dr. Ari lagi.

Hal lain juga harus diperhatikan oleh masyarakat. Misalnya, ia menyoroti bagaimana sampah masker masuk kategori sampah medis jadi sangat tidak boleh dibuang sembarangan.

"Harus dibuang pada tempat sampah yang tepat setelah digunakan. Sedih saya di CFD Sudirman Jakarta kemarin saya menemukan masker bekas di pinggir jalan."

Lalu apa yang benar-benar dapat melindungi kita dari risiko terinfeksi virus corona Covid-19?

baca juga

Kata dr. Ari, cara penularan virus corona Covid-19 yang terjadi melalui droplets atau percikan cairan jelas bisa diketahui ketika pasien mengalami batuk, pilek atau bersin.

Namun ia juga sadar mengenai adanya pasien tanpa gejala atau asimptomatik yang tidak menunjukkan gejala batuk atau bersin. Hal itu, kata dr. Ari, juga dapat menyebabkan penularan dari pasien positif ke orang lain.

"Ketika pasien tersebut garuk hidung dan pegang handle pintu dan kita langsung pegang handle dan kita garuk hidung kita disitulah penularan dapat terjadi dari orang yang asimptomatik," tambahnya.

Untuk itu dr. Ari mengatakan, penting untuk selalu menjaga tangan tetap bersih dan tidak tercemar permukaan yang biasa dipegang banyak orang.

"Kita harus selalu sedia hand sanitizer dan juga anjuran hand sanitizer di tempat-tempat umum, pastikan toilet kantor dan toilet umum tersedia sabun antiseptik. Sekali lagi upaya pencegahan dan budaya perilaku hidup bersih dan sehat selalu diterapkan di kehidupan kita sehari-hari," tutup dr. Ari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Dampak Virus Corona Covid-19, Ini Saran Ahli untuk Ibu Hamil!

Cegah Dampak Virus Corona Covid-19, Ini Saran Ahli untuk Ibu Hamil!

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:05 WIB

5 Alasan Tidak Perlu Panik di Tengah Wabah Corona Covid-19

5 Alasan Tidak Perlu Panik di Tengah Wabah Corona Covid-19

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 10:28 WIB

Jangan Asal, Ini Langkah Tepat Bersihkan Tangan Pakai Hand Sanitizer

Jangan Asal, Ini Langkah Tepat Bersihkan Tangan Pakai Hand Sanitizer

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 09:45 WIB

Terkini

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten, Nilainya Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Teknologi Flash Charging BYD Bisa Digunakan Mobil Listrik Merek Lain, Ada Tapinya...

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:10 WIB

×