Psikolog Sebut Perilaku ABG Bunuh Bocah Termasuk Conduct Disorder, Apa itu?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 10 Maret 2020 | 13:32 WIB
Psikolog Sebut Perilaku ABG Bunuh Bocah Termasuk Conduct Disorder, Apa itu?
Barang bukti berupa catatan dan gambar pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Perkembangan pemeriksaan kejiwaan ABG pembunuh bocah 6 tahun di Sawah besar, NF (15) telah menarik perhatian publik. Psikolog Klinis, Melissa Grace menduga bahwa tindakan NF mungkin disebabkan kekurangan kasih sayang.

Tetapi, Melissa tidak menyinggung bahwa pelaku NF adalah seorang psikopat karena masih di bawah umur. Dalam istilah psikologis, Melissa menyebut perilaku seperti NF bisa dikategorikan sebagai conduct disorders.

Melissa menjelaskan istilah conduct disorders lebih tepat untuk anak di bawah usia 18 tahun yang berperilaku menetap, seperti merusak, melukai, mencuri dan lainnya.

"Perilaku yang menetap dalam jangka waktu 12 bulan ini bisa diindikasi masuk conduct disorder atau gangguan perilaku. Ketika ini diabaikan dan mengarah ke usia dewasa, maka berubah diagnosanya jadi gangguan kepribadian anti sosial yang dikenal masyarakat sebagai sociopath atau psychopath," kata Melissa Grace.

Conduct disorder atau gangguan perilaku merupakan masalah perilaku dan emosional yang biasanya dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja. Dilansir dari Healthline, anak dengan gangguan perilaku biasanya mengalami kesulitan mengikuti aturan dan berperilaku dengan cara yang bisa diterima lingkungan.

Video viral NF, gadis pembunuh bocah 6 tahun di kawasan Sawah Besar (twitter/@MahesSyailendra)
Video viral NF, gadis pembunuh bocah 6 tahun di kawasan Sawah Besar (twitter/@MahesSyailendra)

Kondisi ini bisa menyebabkan perilaku agresif, destruktif dan menipu yang bisa melanggar hak orang lain. Orang dewasa dan anak seusianya mungkin menyebut perilaku ini sebagai hal buruk atau nakal, dibandingkan penyakit mental.

Jika anak memiliki gangguan perilaku, ia akan terlihat tangguh dan percaya diri. Namun kenyataannya, anak-anak seringkali merasa tidak aman dan tidak percaya bahwa orang-orang bersikap agresif atau mengancam mereka.

Ada 3 jenis gangguan perilaku yang dikategorikan berdasarkan usia yang mana gejala gangguan pertama kali terjadi.

1. Onset masa kanak-kanak terjadi ketika tanda-tanda gangguan perilaku muncul sebelum usia 10 tahun.
2. Onset remaja terjadi ketika tanda-tanda gangguan perilaku muncul selama masa remaja.
3. Onset yang tidak ditentukan berarti usia di mana gangguan perilaku pertama kali terjadi tidak diketahui.

baca juga

Beberapa anak akan didiagnosis memiliki gangguan perilaku dengan emosi prososial terbatas. Anak-anak dengan gangguan perilaku jenis tertentu juga sering berperasaan dan tidak emosional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puas Bunuh Bocah, Membaca Perilaku dan Kejiwaan NF Lewat Psikolog Forensik

Puas Bunuh Bocah, Membaca Perilaku dan Kejiwaan NF Lewat Psikolog Forensik

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:37 WIB

KPAI: Hukuman Penjara Tidak Akan Berimbas Baik Untuk NF

KPAI: Hukuman Penjara Tidak Akan Berimbas Baik Untuk NF

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:11 WIB

Gadis Pembunuh Balita Suka Film Horor, NF Dinilai Terbiasa Lihat Kekerasan

Gadis Pembunuh Balita Suka Film Horor, NF Dinilai Terbiasa Lihat Kekerasan

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 10:58 WIB

Terkini

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

×