Kisah Jennifer Haller, Rela Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Corona

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Rabu, 18 Maret 2020 | 13:09 WIB
Kisah Jennifer Haller, Rela Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Corona
Virus Corona Covid-19 jadi pandemi global. (Shutterstock)

Suara.com - Kisah Jennifer Haller, Rela Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Corona

Jennifer Haller, perempuan berusia 43 tahun asal Seattle, membuat sejarah dengan menjadi relawan manusia pertama untuk uji coba vaksin virus corona baru atau Covid-19 di Kaiser Permanente Washington Research Institute Seattle, Amerika Serikat.

Jennifer menganggap ini adalah kesempatan baginya untuk melakukan sesuatu. Setelah disuntik vaksin, ia meninggalkan ruangan dengan senyum lebar dan berkata, "Aku merasa luar biasa."

Dalam wawancaranya bersama MSNBC, seperti dikutip Suara.com, Jennifer menceritakan awal pengalamannya menjadi relawan vaksin virus corona.

Ia mengatakan beberapa minggu lalu ia menerima telepon yang mencari relawan untuk vaksin virus corona. Ia kemudian mengisi formulir dan mendapatkan telepon kembali, menjalani skrining dan tes fisik, yang ia sebut semuanya tampak baik.

"Aku tahu kita semua merasa putus asa, kita tak tahu apa yang bisa kita lakukan. Aku senang akhirnya ada sesuatu yang bisa kulakukan, dan aku melakukannya," kata Jennifer.

Perempuan yang bekerja sebagai manajer operasional di sebuah perusahaan teknologi ini mengaku bangga dengan dirinya sendiri dan bersyukur atas hak istimewa yang ia dapatkan.

Menurutnya, tak ada alasan untuk menolak. Dia perempuan sehat, memiliki pekerjaan tetap, dan kantornya pun cukup fleksibel untuk memberikan waktu agar ia bisa melakukan hal luar biasa ini, dan tentunya mendapatkan dukungan dari teman dan keluarga.

Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

Setelah divaksin, Jennifer akan mencatat suhu tubuh hariannya, lalu efek samping apa saja yang ia rasakan. Ia akan segera mengabari pihak Kaiser apabila ada gejala yang ia alami.

baca juga

"Aku akan terus memantau tiap minggunya hingga vaksin keduaku, sekitar 4 minggu lagi, dan setelahnya aku akan dipantau lagi selama 14 bulan," lanjutnya.

Ketika ditanyai bagaimana ia mengatasi kekhawatiran atau rasa panik apabila ada risiko potensial, Jennifer menjawab bahwa penting baginya untuk memahami bahwa yang ia lakukan ini akan membantu banyak teman dan keluarga.

"(Vaksin ini) Tidak menggunakan apapun dari virus tersebut. Dan vaksin ini masih belum diketahui dan belum pernah diujikan ke manusia, jadi aku berani melakukannya. Aku siap," kata Jennifer.

Ikuti kisah Jennifer Haller di halaman selanjutnya.

Ia merasa senang mendapatkan kesempatan untuk bisa melakukan sesuatu yang dapat menolong nyawa orang lain. Ia tahu bahwa kita semua dalam proses untuk mengatasi virus ini.

Jennifer menyebut beberapa dari teman dan keluarganya merasa khawatir saat ia pertama kali memberitahu ia akan ikut uji coba vaksin. Namun pada akhirnya mereka menerima dan memberikan dukungan serta kasih sayang padanya.

"Bahkan ada orang asing yang mengirimiku pesan di Facebook, berterima kasih. Aku benar-benar bersyukur bisa menjadi bagian dari ini," ungkapnya.

Hadir pula dalam wawancara tersebut, Anne Rimon, Ahli Epidemiologi dari UCLA, mengatakan bahwa vaksin butuh waktu untuk bisa digunakan, karena harus menjalani serangkaian tes dan langkah. Tapi ia mengapresiasi Jennifer akan kemauannya berpartisipasi dalam percobaan vaksin virus corona.

Ia menjelaskan bahwa sebelum vaksin bisa disebar luaskan ke masyarakat, harus menjalani beberapa langkah untuk memastikan tidak ada efek samping dan data keamanannya baik. Nantinya kita akan tahu bahwa vaksin ini akan bekerja dengan baik.

"Kita tahu kemungkinan besar vaksin ini butuh waktu setidaknya satu tahun sebelum bisa disebarluaskan. Upaya yang bisa kita lakukan adalah tidak menumpukan harapan pada sebuah vaksin," ujar Anne.

Sebagai gantinya, Anne menyebut masyarakat bisa lebih mengupayakan energi dalam social distancing, memastikan rumah sakit tidak membludak, dan semua orang melakukan bagiannya untuk bisa memperlambat persebaran virus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah, Satu Lagi Pasien Positif Corona di Jogja

Bertambah, Satu Lagi Pasien Positif Corona di Jogja

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:05 WIB

Ramai Social Distancing Gegara Corona, Bagaimana Nasib Mudik Gratis?

Ramai Social Distancing Gegara Corona, Bagaimana Nasib Mudik Gratis?

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 12:59 WIB

Vaksin Covid-19 Pertama yang Diuji Klinis pada Manusia Tuai Kontroversi

Vaksin Covid-19 Pertama yang Diuji Klinis pada Manusia Tuai Kontroversi

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 12:56 WIB

Terkini

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

×