Vaksin Covid-19 Pertama yang Diuji Klinis pada Manusia Tuai Kontroversi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2020 | 12:56 WIB
Vaksin Covid-19 Pertama yang Diuji Klinis pada Manusia Tuai Kontroversi
Ilustrasi Vaksin [Shutterstock]

Suara.com - Vaksin eksperimental untuk virus corona baru atau SARS-CoV-2 sudah disuntikkan ke manusia pada Senin (16/3/2020) kemarin. Seorang wanita menerima suntikan pertama dalam uji klinis tahap pertama di Kaiser Permanente Washington Health Research Institute di Seattle.

Vaksin yang disebut dengan mRNA-1273 ini dikembangkan oleh perusahaan boteknologi Moderna dan National Institutes of Health (NIH).

Jika vaksin terbukti aman, peneliti akan menentukan seberapa baik kerja vaksin tersebut dalam studi nantinya. Namun, ternyata penemuan vaksin ini menuai kontroversi.

Dilansir The Health Site, vaksin virus corona ini tidak diujikan pada tikus terlebih dahulu sebelum memulai uji klinis pada manusia. Ini telah menimbulkan keprihatinan di antara banyak ahli.

Vaksin diuji klinis pertama kali ke manusia (Twitter/Bloomberg)
Vaksin diuji klinis pertama kali ke manusia (Twitter/Bloomberg)

Sementara sebagian ahli mengatakan hal itu dibenarkan dengan mempertimbangkan tingkat keparahan dan kebutuhan mendesak dari situasi saat ini, yang lain mengkhawatirkan hal ini dapat melanggar berbagai standar etika dan keselamatan.

Beberapa peneliti juga khawatir pengujian langsung semacam ini dapat menempatkan responden pada risiko yang lebih besar.

Vaksin RNA-1273 adalah vaksin pertama yang mencapai uji klinis, banyak perusahaan lain yang juga menggunakan pendekatan berbeda untuk memproduksi vaksin Covid-19.

Lembaga Penelitian Migal Galilee yang didanai oleh Israel juga telah mengembangkan vaksin oral. Tes klinis vaksin ini diharapkan segera dilakukan.

Para peneliti mengklaim vaksin oral dapat mengubah Covid-19 menjadi flu yang sangat ringan.

Di AS, sebuah perusahaan biotek sedang melakukan uji klinis remdesivir obat antivirus pada pasien Covid-19.

Sementara itu, dokter di banyak negara juga menggunakan kombinasi dua obat anti-HIV untuk mengobati pasien yang terinfeksi.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Ditunda, 5 Fakta Menarik Gelaran MET Gala 2020

Akhirnya Ditunda, 5 Fakta Menarik Gelaran MET Gala 2020

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2020 | 12:55 WIB

Takut Napi Kena Corona dari Besukan, Lapas Wanita Pontianak Lockdown Besok

Takut Napi Kena Corona dari Besukan, Lapas Wanita Pontianak Lockdown Besok

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 12:46 WIB

RSUP Adam Malik: Kami Tidak Pernah Menolak Pasien Terkait Virus Corona

RSUP Adam Malik: Kami Tidak Pernah Menolak Pasien Terkait Virus Corona

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 12:41 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB