Rasio Kematian Indonesia Tertinggi di Dunia, Favipiravir Ampuh Lawan Corona

M. Reza Sulaiman

Rabu, 18 Maret 2020 | 20:30 WIB
Rasio Kematian Indonesia Tertinggi di Dunia, Favipiravir Ampuh Lawan Corona
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Suara.com - Rasio Kematian Indonesia Tertinggi di Dunia, Favipiravir Ampuh Lawan Corona

Update terbaru tentang situasi virus Corona Covid-19 di Indonesia cukup mengejutkan, setelah pemerintah menyebut ada 19 korban meninggal. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara dengan rasio kematian tertinggi karena virus Corona Covid-19.

Dibalik berita duka tersebut, dunia menemukan harapan baru untuk melawan virus Corona Covid-19. China menyebut obat favipiravir buatan Jepang efektif dan ampuh melawan virus Corona Covid-19.

Simak berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com hari ini, Rabu (18/3/2020), berikut ini.

1. Indonesia Negara dengan Rasio Kematian Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia

Ratio kematian akibat Covid-19 Indonesia jadi yang tertinggi di dunia. (Antara)
Ratio kematian akibat Covid-19 Indonesia jadi yang tertinggi di dunia. (Antara)

Hingga per Rabu (18/3) kasus positif corona Covid-19 di Indonesia meningkat drastis menjadi 227 kasus. Dari angka tersebut, 19 di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan baru 11 yang dinyatakan sembuh.

Dari angka tersebut diketahui fakta bahwa angka kematian akibat corona Covid-19 di Indonesia menjadi yang paling tinggi di dunia yaitu 8.2 persen.

Baca selengkapnya

2. China Sebut Obat Flu Pabrikan Jepang Efektif Lawan Corona Covid-19

baca juga
Ilustrasi Kotak Obat. (Shutterstock)
Ilustrasi Kotak Obat. (Shutterstock)

Pemerintah China menyebut obat influenza yang dikembangkan oleh perusahaan Jepang, Fujifilm Holdings, efektif melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.

Kini Beijing sudah mulai merekomendasikan obat favipiravir, yang dikembangkan oleh Fujifilm Toyama Chemical dan dijual dengan merek Avigan.

Baca selengkapnya

3. Virus Corona Covid-19 Bertahan di Udara 3 Jam, WHO Sarankan Pencegahan!

Indonesia Positif Corona Covid-19. (Shutterstock)
Indonesia Positif Corona Covid-19. (Shutterstock)

Baru-baru ini virus corona Covid-19 diketahui tidak hanya bertahan di permukaan, tetapi juga di udara selama 3 jam. Hal ini tentu berisiko menularkan virus corona Covid-19 antar manusia lebih luas.

Karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mempertimbangkan tindakan pencegahan melalui udara untuk menekan penyebaran virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisma Atlet Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona, 1.800 Tempat Tidur Disiapkan

Wisma Atlet Jadi Tempat Isolasi Pasien Corona, 1.800 Tempat Tidur Disiapkan

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:48 WIB

Jubir Covid-19 Sebut Virus Corona Covid-19 Kacau, Bikin Tubuh Tidak Keruan

Jubir Covid-19 Sebut Virus Corona Covid-19 Kacau, Bikin Tubuh Tidak Keruan

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:45 WIB

Disorot! Tenaga Medis Indonesia Pakai Jas Hujan saat Rawat Pasien Corona

Disorot! Tenaga Medis Indonesia Pakai Jas Hujan saat Rawat Pasien Corona

Jawa Tengah | Rabu, 18 Maret 2020 | 18:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×