Termometer Inframerah Ternyata Rentan Salah Ukur Suhu Tubuh

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 19 Maret 2020 | 10:11 WIB
Termometer Inframerah Ternyata Rentan Salah Ukur Suhu Tubuh
Termometer Inframerah. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter bernama dr. Shela Putri Sundawa sempat viral karena cuitannya di akun miliknya @oxfara yang menceritakan kejadian ketika ia diukur suhu tubuh dengan termometer tembak alias termometer inframerah. Hasilnya mencengangkan, karena tertera suhu tubuhnya sangat 'rendah', yaitu 31,5 derajat Celcius.

Dihubungi oleh Suara.com, dr. Shela, sapaannya, mengatakan bahwa pengukuran suhu menggunakan termometer inframerah harus memastikan alat ukurnya sudah terkalibrasi dengan baik, dan cara pengukurannya juga sudah sesuai agar tidak salah ukur suhu tubuh.

Semakin jauh jaraknya, juga akan semakin luas yang diukur. Oleh karena itu, jika tidak dilakukan dengan baik, pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer inframerah bisa berisiko salah ukur. Lalu, bagaimana dengan efektivitasnya saat digunakan dalam mendeteksi Covid-19?

"Menurut saya cukup baik kalau dilakukan dengan pemeriksaan yang baik pula. Mau menggunakan termometer apapun, asal sesuai penggunaannya dan sudah terbukti hasil akurat," kata dr. Shela melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2020).

Termometer inframerah memang memiliki akurasi berbeda, sekitar satu derajat, dibanding termometer yang lain, lanjutnya. Bagaimana penggunaannyapun berbeda, bergantung pada sensitivitasnya, apakah lebih dekat atau sedikit lebih jauh.

"Setiap merek punya kesensitifan yang berbeda. Makin jauh, yang diukur semakin luas, nanti mungkin berpengaruh juga dengan hasilnya. Ada mungkin yang harus ditempelkan, ada yang harus dijauhkan," sambungnya lagi.

Hal ini disebabkan termometer inframerah tidak hanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh orang, namun juga bisa digunakan untuk mengukur mesin, misalnya. Objek yang diukur menggunkaan kalibrasi berbeda, dan setelah beberapa kali pakai, termometer ini juga harus dikalibrasi ulang.

Dalam pendeteksian Covid-19, menurut dr. Shela, pengecekan suhu tubuh ini bagus untuk mendeteksi lewat gejala awal, yakni demam. Metode ini bisa menjadi salah satu skrining awal, sehingga jika ditemukan orang demam, bisa segera dirujuk, walau mungkin sakitnya bukan karena Covid-19.

Baginya, yang dianjurkan dengan pengecekan suhu tubuh adalah nantinya orang tersebut bisa memeriksa sendiri di rumah. Pasti semua orang memiliki termometer karena bukan barang yang sulit dicari.

baca juga

"Kalau mau dikonfirmasi (suhu tubuhnya), bisa di rumah karena kemungkinan salahnya bisa besar," tuturnya.

Dr. Shela menyebut bahwa sebagai pencegahan, kita tidak perlu juga mengecek suhu tubuh sendiri setiap hari di rumah. Bila kita merasa tubuh kita sehat, tidak ada keluhan, ya tidak perlu.

Suhu normal manusia berada dalam kisaran 36,5 - 37,5 derajat celcius. Kurang dari itu, maka berarti hipotermi atau terlalu dingin. Jika lebih tinggi, berarti demam. Suhu di bawah 35 derajat celsius adalah lethal atau mematikan untuk manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Keliru, Cek Suhu Tubuh Penumpang KRL Jadi Bulan-bulanan Warganet

Dituding Keliru, Cek Suhu Tubuh Penumpang KRL Jadi Bulan-bulanan Warganet

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 10:18 WIB

Bahayanya Suhu Tubuh di Bawah 35 Derajat Celcius, Ini Kata Dokter

Bahayanya Suhu Tubuh di Bawah 35 Derajat Celcius, Ini Kata Dokter

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 12:18 WIB

Antre Panjang, Penumpang Stasiun Bogor Membludak karena Cek Suhu Tubuh

Antre Panjang, Penumpang Stasiun Bogor Membludak karena Cek Suhu Tubuh

Jabar | Senin, 16 Maret 2020 | 09:59 WIB

Terkini

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:30 WIB

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:24 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB

IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump

IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:00 WIB

Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026

Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:58 WIB

Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan

Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:57 WIB

MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau

MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:53 WIB

×