CEK FAKTA: Berjemur Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

M. Reza Sulaiman

Selasa, 31 Maret 2020 | 06:55 WIB
CEK FAKTA: Berjemur Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?
Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari. (shutterstock)

Sementara itu pakar kesehatan dr Tan Shot Yen menjelaskan dalam kanal YouTube Henry Remanlay, bahwa ada metode mematikan kuman, termasuk virus dan bakteri, menggunakan sinar ultraviolet. Namun inipun masih dalam penelitian.

"Mematikan kuman memang ada metode yang disebut memberikan cahaya ultraviolet, diberikan cahaya matahari, diberikan panas bahkan direbus. Tapi tidak benar bahwa orang dengan berjemur matahari itu kaya kita merebus virusnya. Itu tidak masuk akal," jelas ahli nutrisi Dokter Tan Shot Yen seperti Suara.com kutip dari kanal YouTube Henry Remanlay.

Laman Myth Busters atau pembasmi mitos Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan keterangan terkait penggunaan sinar ultraviolet untuk membunuh virus Corona Covid-19. Disebutkan bahwa sinar ultraviolet memang bisa membunuh virus jika disinari kepada suatu benda dalam waktu tertentu. Hanya saja dampaknya berbahaya jika disinari ke kulit manusia.

"Lampu sinar ultraviolet tidak boleh digunakan untuk mensterilkan tangan karena bisa menimbulkan radiasi dan menyebabkan kanker kulit," tulis WHO.

WHO menyebut sinar ultraviolet tidak bisa membunuh virus Corona Covid-19. (Dok. WHO)
WHO menyebut sinar ultraviolet tidak bisa membunuh virus Corona Covid-19. (Dok. WHO)

Penjelasan manfaat sinar matahari:

Lalu bagaimana dengan manfaat sinar matahari untuk kekebalan tubuh? Dokter Tan menjelaskan bahwa menjemur badan di bawah sinar matahari justru untuk mendapatkan vitamin D3. Vitamin D tersebut bisa didapat tanpa overdosis hanya dari cahaya matahari pagi.

Lebih lanjut, Dokter Tan memaparkan bahwa ada tiga jenis ultraviolet dari paparan sinar matahari, yakni ultraviolet a, ultraviolet b dan ultraviolet c. Sementara yang dibutuhkan tubuh manusia hanya ultraviolet b.

"Jadi, Ultraviolet b yang mengandung provitamin D3, masih Pro ya, itu bersama dengan kolesterol di bawah kulit kita akan dibentuk yang namanya vitamin D3. Inilah yang menjadi sumber kekebalan tubuh manusia," paparnya.

Sedangkan ultraviolet b, pada negara tropis seperti Indonesia, bisa dirasakan pada sekitar pukul 10 pagi.

baca juga

"Jam 10 itu udah panas. Jadi, jangan jemur sampai gosong. Buat yang kulitnya terang, 15 menit cukup. Kalau yang kulitnya agak gelap ya mungkin butuh sekitar 20 menit," ujarnya.

Perempuan dan sinar matahari. (Shutterstock)
Sinar matahari bermanfaat untuk kekebalan tubuh. (Shutterstock)

Sementara paparan sinar matahari yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kanker merupakan ultraviolet a. Dokter Tan menjelaskan, ultraviolet a memiliki sifat gelombang yang panjang.

"Jadi kalau pun matahari masih jauh banget, misalnya masih jam 6 atau setengah 6 cahaya matahari bernama gelombang ultraviolet a itu bisa masuk ke permukaan bumi. Ultraviolet ini yang harusnya kita hindari karena menyebabkan kanker dan keriput," tutupnya.

Kesimpulan: Konten menyesatkan/misleading content

Berdasarkan keterangan pakar-pakar di atas, diketahui sinar matahari memang memiliki manfaat baik bagi kekebalan tubuh. Meski begitu, berjemur di bawah sinar matahari tidak bisa membunuh virus Corona Covid-19 dan bukan cara utama pencegahan.

Cara utama mencegah tertular virus Corona Covid-19 saat ini adalah tinggal di dalam rumah dan tidak pergi ke mana-mana, rajin membersihkan lingkungan dengan disinfektan, dan juga cuci tangan pakai sabun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumut Bertambah Jadi 20 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Sumut Bertambah Jadi 20 Orang

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 05:55 WIB

Lockdown karena Corona, Italia Batasi Penjualan Masker untuk Warga

Lockdown karena Corona, Italia Batasi Penjualan Masker untuk Warga

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:00 WIB

Cegah Gorila Langka Tertular Virus Corona, Taman Nasional di Afrika Ditutup

Cegah Gorila Langka Tertular Virus Corona, Taman Nasional di Afrika Ditutup

Tekno | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×