Physical Distancing: Benarkah Jarak Dua Meter Saja Cukup?

Silfa Humairah Utami, Rosiana Chozanah

Rabu, 01 April 2020 | 11:01 WIB
Physical Distancing: Benarkah Jarak Dua Meter Saja Cukup?
Aman di Rumah, Jaga Jarak, Media Lawan COVID-19. (Dok)

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengimbau masyarakat si seluruh dunia untuk menerapkan physical distancing atau menjaga jarak fisik selama pandemi virus corona baru atau SARS-CoV-2 ini berlangsung.

Menurut WHO, menjaga jarak fisik memainkan peran penting dalam membantu mencegah penyebaran.

Ilmuwan dalam bidang matematika di Universitas Jagiellonian, Polandia, Anna Szczepanek, PhD, pun memerhatikan cara ini dan isolasi diri dapat menyelamatkan ratusan orang dari infeksi.

Jarak yang disarankan oleh WHO adalah enam kaki atau 1,8 meter. Namun, ini adalah standar paling baik yang dipahami sebagai titik referensi.

"Bukan 'garis keras' di mana Anda benar-benar terlindungi," kata ahli epidemiologi di Universitas Temple, Krys Johnson, dikutip dari Live Science.

Johnson juga mengatakan menjaga jarak dari orang-orang asing adalah tindakan yang bagus. Ketika berada di luar ruangan, jarak 1,8 meter adalah jarak minimum yang baik.

Ilustrasi Physical Distancing. [Shutterstock]
Ilustrasi Physical Distancing. [Shutterstock]

"Enam kaki adalah jarak perjalanan rata-rata tetesan pernapasan dari bersin atau batuk sebelum menempel (di permukaan) dan kemungkinan tidak akan terhirup oleh orang lain."

"Saya telah melihat perkiraan untuk jarak sosial hingga 10 kaki (3 meter) jika seseorang bersin cukup keras, tidak menutupi bersin (atau) batuk mereka."

Menurut Johnson, ini memungkinan partikel-partikel pernapasan menjadi sedikit lebih jauh saat mengendap sehingga orang lain tidak akan mengirupnya.

baca juga

Jarak fisik yang tepat, kata Johnson, berarti tidak hanya menjaga jarak minimum tetapi juga memikirkan bagaimana kebutuhan untuk mempertahankan jarak itu memengaruhi orang lain di sekitarnya.

Namun ternyata tidak semua orang yakin bahwa 1,8 meter sudah cukup untuk menjaga jarak fisik. Seorang profesor keamanan global dan kepala Biosecurity Program di Institut Kirby, Australia, Raina MacIntyre, mengatakan ini didasarkan pada studi pada 1930-an dan 1940-an.

"Enam kaki mungkin tidak cukup aman. Aturan 3-6 kaki didasarkan pada beberapa studi dari tahun 1930-an dan 1940-an, yang sejak itu terbukti salah, tetesan dapat berjalan lebih dari 6 kaki. Namun para ahli pengendalian infeksi rumah sakit terus percaya aturan ini," jelasnya.

Maclntyre pun mengatakan, cara terbaik untuk memastikan keslamatan adalah dengan tetap di dalam rumah sebanyak mungkin, keluar rumah ketika benar-benar perlu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Tambahan PDP, RS Darurat Wisma Atlet Rawat 428 Pasien

Ada Tambahan PDP, RS Darurat Wisma Atlet Rawat 428 Pasien

News | Rabu, 01 April 2020 | 10:56 WIB

Kirana Larasati Kumpulkan Jutaan Rupiah, Lelang Barang Buat Lawan Corona

Kirana Larasati Kumpulkan Jutaan Rupiah, Lelang Barang Buat Lawan Corona

Entertainment | Rabu, 01 April 2020 | 11:00 WIB

Update Corona Covid-19 Global: 178.099 Jiwa Sembuh, Tapi Jangan Lengah!

Update Corona Covid-19 Global: 178.099 Jiwa Sembuh, Tapi Jangan Lengah!

Health | Rabu, 01 April 2020 | 10:55 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×