6 Cara Mengobati Mata Bintitan yang Dianjurkan Secara Medis

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 April 2020 | 18:55 WIB
6 Cara Mengobati Mata Bintitan yang Dianjurkan Secara Medis
6 Cara mengobati mata bintitan yang dianjurkan secara medis. (Shutterstock)

Suara.com - Infeksi bakteri bisa menyebabkan mata bintitan di bagian kelopak. Umumnya, cara mengobati mata bintitan adalah dengan didiamkan, karena mata bintitan dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan medis profesional dengan memakan waktu satu hingga dua minggu.

Meski begitu ada beberapa hal yang bisa dilakukan seseorang untuk menghilangkan bintitan agar tidak mengganggu penglihatan dan mengurangi rasa sakitnya.

Dilansir Suara.com dari Medical News Today, berikut deretan cara mengobati mata bintitan. sesuai anjuran medis

1. Kompres hangat
Kompres mata bintitan dengan kain hangat selama beberapa kali sehari. Melansir dari Medical News Today, kompres bisa sementara untuk meredakan rasa sakit. Namun, belum ada penelitian yang bisa menunjukkan alasan mengapat kompres bisa menyembuhkan mata bintitan.

2. Jaga kebersihan mata
Penting untuk menjaga area mata tetap bersih. Bakteri yang masuk ke arena bintitan dapat memperburuk infeksi dan memperlambat penyembuhan.

Sebaiknya hindari berbagi produk perawatan mata apapun, termasuk tetes mata dan riasan mata. Jangan pernah memencet atau menekan bintitan. Hindari menggosok atau menyentuh mata, kecuali untuk memberikan obat atau kompres.

Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah menyentuh mata untuk memberikan obat atau kompres. Bilas mata dengan lembut jika ada kotoran atau debu di bawah kelopak mata. Hindari memakai lensa kontak sampai bintitan benar-benar sembuh.

3. Obat pereda nyeri
Obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas juga dapat meringankan rasa sakit. Obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dapat mengurangi peradangan yang dirasakan saat mata bintitan.

Ilustrasi mata. (Pixabay)
Ilustrasi mata. (Pixabay)

4. Antibiotik
Antibiotik dapat membunuh bakteri yang menyebabkan bintitan tumbuh. Antibiotik juga dapat mencegah bakteri menyebar dan dapat meredakan rasa sakit. Penting untuk menggunakan antibiotik yang tepat untuk membunuh bakteri tertentu yang menginfeksi mata.

Dalam kebanyakan kasus, dokter akan merekomendasikan antibiotik dalam bentuk tetes mata atau krim mata. Namun pada kasus tertentu, bintitan dapat menyebabkan infeksi sistemik yang menyebar ke area lain dari tubuh. Orang dengan sistem kekebalan yang lemah lebih rentan terhadap infeksi semacam itu.

Ingat untuk selalu konsumsi antibiotik sesuai resep dokter.

5. Steroid
Dokter dapat menyuntikkan steroid pada mata yang bintitan untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit.

Steroid dalam bentuk krim topikal dan tetes mata juga dapat membantu tetapi harus dikonsultasikan dengan dokter sebelum mencoba obat ini.

6. Operasi kecil
Ketika bintitan tidak hilang atau berubah menjadi chalazion (pembengkakan pada mata), dokter dapat merekomendasikan operasi kecil.

Chalazion hampir mirip dengan bintitan, tetapi diakibatkan karena kelenjar minyak yang tersumbat dan bukan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Tidur Dapat Menekan Sistem Kekebalan Tubuh, Begini Penjelasannya

Kurang Tidur Dapat Menekan Sistem Kekebalan Tubuh, Begini Penjelasannya

Health | Selasa, 17 Maret 2020 | 12:35 WIB

3 Merek Teether Ini Dilaporkan Berbahaya Bagi Bayi, Ada Karsinogennya!

3 Merek Teether Ini Dilaporkan Berbahaya Bagi Bayi, Ada Karsinogennya!

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 12:00 WIB

Gadis Ini Koma 8 Hari karena Sakit Tenggorokan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Gadis Ini Koma 8 Hari karena Sakit Tenggorokan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Health | Kamis, 23 Januari 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB