Gadis Ini Koma 8 Hari karena Sakit Tenggorokan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 Januari 2020 | 15:40 WIB
Gadis Ini Koma 8 Hari karena Sakit Tenggorokan, Ternyata Ini Penyebabnya!
Ilustrasi sakit atau radang tenggorokan, cegukan. (Shutterstock)

Suara.com - Kiah, seorang gadis kecil hampir meninggal dunia setelah mengeluh sakit tenggorokan. Bahkan Kiah sempat menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi koma.

Hayley Stone, ibu Kiah mengatakan bahwa kondisi anaknya 12 tahun ini disebabkan oleh sepsis. Kondisi ini berpotensi mematikan yang disebabkan oleh respons tubuh terhadap infeksi.

"Situasi ini merupakan waktu yang paling menakutkan dalam hidup saya. Saya pikir itu flu, jadi saya ingin dia beristirahat. Saya tidak tahu beberapa hari ke depan akan menjadi rollercoaster," kata Hayley, ibu Kiah dikutip dari The Sun.

Saat itu kondisi Kiah masih baik-baik saja dalam waktu satu menit. Beberapa menit kemudian, tubuh Kiah dikelilingi oleh alat bantu medis agar mampu bertahan hidup.

"Aku pikir aku akan kehilangan gadis kecilku," ujarnya.

Kejadian buruk ini bermula ketia Hayley dan anak perempuannya pulang dari berlibur pada Desember 2018. Saat itu Kiah mengeluh sakit tenggorokan dan merasa sakit karena suhu tubuhnya meningkat.

Ilustrasi dokter memeriksa kesehatan mulut pasien. [shutterstock]
Ilustrasi dokter memeriksa kesehatan mulut pasien. [shutterstock]

"Kiah pergi untuk ganti baju dan dia memanggil saya ke atas karena merasa kesakitan di bagian tenggorokannya. Kupikir dia sedang terserang flu, jadi aku memberikan Calpol dan menidurkannya," ujar Hayley.

Keesokan harinya, Hayley menjemput Kiah pulang sekolah dan memintanya istirahat. Kemudian, ia pergi ke dokter gigi dan meninggalkan Kiah di rumah bersama rekannya.

Saat itu, Hayley mendapat banyak panggilan telepon dari rekannya. Menurut rekannya, kondisi Kiah sedang tidak baik dan mereka sudah menghubungi nomor darurat.

baca juga

"Rupanya dia mengalami panas dan gemetar. Kemudian muncul ruam di sekujur tubuhnya. Saat itu situasi yang buruk terjadi," kata Hayley.

Akhirnya, Kiah dilarikan ke Queen's Medical Centre di Nottingham dan Hayley segera menyusul anaknya di rumah sakit.

Setibanya di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa Kiah menderita sepsis yang membuat seluruh organ tubuhnya berhenti berfungsi dan tak sadarkan diri atau koma.

"Sebelum saya memasuki ruangan, staf rumah sakit memberi tahu saya agar mempersiapkan mental jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Saat itu banyak paramedis yang menangani anak saya," katanya.

Ilustrasi koma (Pixabay/Parentingupstream)
Ilustrasi koma (Pixabay/Parentingupstream)

Hayley pun melihat kondisi anaknya yang sangat pucat dan dingin. Ia sempat memohon kepada dokter untuk menyelamatkan nyawa anaknya.

Sepsis adalah kondisi mematikan yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang organnya sendiri dalam upaya untuk melawan infeksi bakteri dalam aliran darah.

Kondisi ini membutuhkan perawatan di rumah sakit segera karena bisa memburuk dengan cepat dan pasien harus mendapatkan antibiotik dalam waktu satu jam setelah tiba di rumah sakit.

Dalam kasus ini, dokter meyakini bahwa sepsis yang diderita oleh Kiah berasal dari sakit tenggorokannya. Karena itu, dokter membuat lubang di tulang kering Kiah untuk memasukkan obat ke dalam sistemnya secepat mungkin guna melawan infeksi.

Dokter sempat memberi tahu Hayley agar tak terlalu banyak berharap. Tetapi 8 hari kemudian, kondisi Kiah pun membaik dan mulai membuka matanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepsis Disebut sebagai 'Silent Killer', Ketahui Cara Pencegahannya!

Sepsis Disebut sebagai 'Silent Killer', Ketahui Cara Pencegahannya!

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 20:26 WIB

Sepsis Dapat Menjadi Pembunuh Mematikan selain Kanker Payudara

Sepsis Dapat Menjadi Pembunuh Mematikan selain Kanker Payudara

Health | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:12 WIB

Bahaya Buat Bumil, Ini Dampak Pertumbuhan Bakteri Berlebihan di Vagina

Bahaya Buat Bumil, Ini Dampak Pertumbuhan Bakteri Berlebihan di Vagina

Health | Kamis, 16 Januari 2020 | 19:17 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×