Moms, Ini Inovasi Advanced untuk Turunkan Sensitivitas si Kecil

Fabiola Febrinastri

Kamis, 02 April 2020 | 15:16 WIB
Moms, Ini Inovasi Advanced untuk Turunkan Sensitivitas si Kecil
Ilustrasi anak sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap Moms memiliki komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang Si Kecil. Namun ada kalanya, beberapa situasi tertentu mampu menyebabkan anak memiliki risiko sensitivitas. Salah satu faktor risiko tersebut, apabila keluarga memiliki riwayat sensitivitas.

Pada orang dewasa, sensitivitas juga kerap terjadi. Jenis sensitivitas paling umum terjadi pada mereka adalah sensitivitas pada debu, pada makanan laut, pada udara dingin, terhadap obat, bahkan sensitivitas terhadap susu. Tak cuma pada orang dewasa, senstivitas berlebihan juga bisa terjadi pada anak-anak usia dini.

Menurut laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang dirilis pada 2015, sensitivitas disebutkan sebagai reaksi berlebihan yang berasal dari sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang biasanya tidak berbahaya. Sensitivitas yang paling sering dialami Si Kecil biasanya disebabkan oleh protein makanan, contohnya sensitivitas terhadap susu sapi.

Tingginya Prevalensi Sensitivitas di Indonesia
Di Indonesia sendiri, prevalensi sensitivitas protein susu sapi pada anak-anak di tahun pertama kehidupan mereka tergolong sangat tinggi, yaitu mencapai sekitar 2 persen - 7,5 persen. Sensitivitas terhadap protein susu sapi merupakan penyebab kedua terbanyak setelah sensitivitas terhadap telur.

Berdasarkan data yang dicatat RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada 2012,
dari 170 jenis makanan yang dapat menyebabkan sensitivitas, sebanyak 31 persen pasien anak sensitivitas terhadap putih telur dan 23,8 persen sensitivitas terhadap susu sapi.

Adapun faktor risiko sensitivitas bisa disebakan karena faktor keturunan, faktor lingkungan akibat udara, serta serta faktor cuaca. Di Indonesia, faktor keturunan (hereditary allergy risk) juga disebut-sebut menduduki satu dari peringkat tertinggi.

Gejala yang sering terjadi saat sensitivitas terjadi bisa bermacam-macam dan tak selalu sama pada setiap anak. Biasanya sensitivitas dapat menyebabkan masalah pada sistem pernapasan, kulit dan pencernaan, dan dalam beberapa kasus yang parah, sensitivitas dapat memicu reaksi yang mengancam jiwa, yang dikenal sebagai anafilaksis.

Bila sensitivitas terjadi pada hidung, maka anak akan menderita bersin-bersin, gatal pada hidung, hingga mata berair. Jika pada kulit, anak akan merasa gatal pada kulit, ruam kemerahan, dan kadang terjadi pembengkakan pada bibir.

Jika sensitivitas terjadi pada sistem pernapasan, maka anak akan menderita batuk, kadang disertai sesak napas atau bunyi "ngik" saat bernapas.

baca juga

Sensitivitas berlebihan tak saja terjadi di Indonesia. Beberapa waktu lalu, World Allergy Organization (WAO) menyebut, angka prevalensi sensitivitas bisa mencapai 10 - 40 persen dari populasi dunia.

Risiko sensitivitas pada anak sebenarnya bisa dicegah sedini mungkin. Gangguan yang dialami anak akibat sensitivitas bahkan bisa dicegah, sehingga tidak perlu terjadi, termasuk yang disebabkan oleh faktor keturunan sekalipun. Untuk mengatasinya, berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengurangi risiko sensitivitas, terutama sejak usia dini Si Kecil. Bagaimana caranya?

Inovasi Advanced Terbaik untuk Cegah Sensitivitas
Tidak perlu khawatir jika memiliki anak dengan risiko sensitivitas, karena kini tersedia SYNEO Engine. SYNEO Engine merupakan inovasi advanced yang terbukti klinis mendukung daya tahan tubuh dalam menurunkan risiko sensitivitas Si Kecil.

SYNEO Engine merupakan kombinasi sinbiotik unik yang telah dipatenkan. Kombinasi ini terdiri dari prebiotik oligosakaria scGOS/lcFOS (9:1) dan probiotik Bifidobacterium breve M-16V, yang terbukti klinis mendukung daya tahan tubuh dalam menurunkan risiko sensitivitas Si Kecil.

SYNEO Engine dapat dijumpai pada Nutrilon Royal Prosyneo yang diformulasikan oleh Nutricia, yang telah berpengalaman dalam riset lebih dari 40 tahun di bidang alergi dan imunologi (sistem kekebalan tubuh).

Nutrilon Royal Prosyneo merupakan formula terbaik* di kelasnya, yaitu pertama dan satu-satunya formula terhidrolisa parsial (PHP) dengan sinbiotik yang dipatenkan (SYNEO) untuk mencegah risiko sensitivitas pada Si Kecil. Selain SYNEO Engine, Nutrilon Royal Prosyneo juga mengandung: 1. 100 persen protein whey terhidrolisa parsial dengan sensitivitas lebih rendah dan mudah dicerna;
2. Omega 3, Omega 6, dan zat besi yang mendukung kemampuan berpikir;
3. Vitamin C dan E, yang mendukung fungsi normal daya tahan tubuh;
4. Dilengkapi 13 vitamin dan 14 mineral yang mendukung pertumbuhan optimal.

Nutrilon Royal Prosyneo bisa Anda dapatkan dengan mudah di marketplace, seperti Carrefour, atau Anda juga bisa mendapatkannya di e-commerce. Yuk, dapatkan Nutrilon Royal Prosyneo di toko-toko online kesayangan Anda!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Wajib Tahu, Ini Fase Perkembangan Anak Berdasarkan Usia

Ibu Wajib Tahu, Ini Fase Perkembangan Anak Berdasarkan Usia

Health | Rabu, 01 April 2020 | 12:12 WIB

Pakar Ungkap Cara Terbaik Mengajarkan Bayi Duduk dan Berjalan

Pakar Ungkap Cara Terbaik Mengajarkan Bayi Duduk dan Berjalan

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 19:15 WIB

Orangtua Wajib Tahu, Tips Dokter untuk Cegah Anak Mengalami Obesitas

Orangtua Wajib Tahu, Tips Dokter untuk Cegah Anak Mengalami Obesitas

Health | Sabtu, 08 Februari 2020 | 16:45 WIB

Bisa Mempengaruhi Kecerdasan, Begini Cara Jaga Kesehatan Usus Anak

Bisa Mempengaruhi Kecerdasan, Begini Cara Jaga Kesehatan Usus Anak

Video | Selasa, 05 November 2019 | 07:00 WIB

Ibu Jangan Panik, Ini 4 Cara Atasi Tantrum pada Anak

Ibu Jangan Panik, Ini 4 Cara Atasi Tantrum pada Anak

Your Say | Minggu, 29 September 2019 | 12:00 WIB

Anak Sulung Dian Sastro Autis, 5 Mainan Ini Tokcer untuk Terapinya

Anak Sulung Dian Sastro Autis, 5 Mainan Ini Tokcer untuk Terapinya

Health | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 12:01 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

×