Ibu Hamil Perlu Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19, Ikuti Panduan WHO

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 02 April 2020 | 17:01 WIB
Ibu Hamil Perlu Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19, Ikuti Panduan WHO
Ilustrasi ibu hamil ssedang sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Ibu hamil mungkin salah satu orang yang khawatir dengan ancaman virus corona Covid-19. Karena, beberapa jenis virus memang bisa membahayakan ibu hamil dan janinnya.

Tapi, sekarang ini belum diketahui jelas dampak virus corona Covid-19 pada ibu hamil. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, pun belum mengetahui ibu hamil bisa menularkan virus corona jenis baru ini ke janin atau tidak.

Di sisi lain, ibu hamil memang mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya yang bisa meningkatkan risiko sejumlah infeksi. Karena dilansir dari laman resmi CDC, wanita memang lebih berisiko tinggi menderita penyakit kronis dan terinfeksi virus pernapasan lainnya, seperti influenza.

Sayangnya, para ahli belum mengetahui ibu hamil bisa menularkan virus hingga memengaruhi persalinannya pada janin atau tidak.

Sementara ini, belum ada bayi lahir dari ibu yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 juga ikut dinyatakan positif. Beberapa kasus, bayi dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19 setelah beberapa hari dilahirkan.

Panduan WHO untuk ibu hamil (Twitter/@WHOIndonesia)
Panduan WHO untuk ibu hamil (Twitter/@WHOIndonesia)

Di sisi lain, sejumlah kecil peneliti juga tidak menemukan adanya virus corona Covid-19 pada sampel cairan ketuban dan ASI.

Namun, WHO Indonesia telah mengeluarkan pedoman khusus bagi ibu hamil dalam mencegah penularan virus corona Covid-19, yaitu:

1. Cuci tangan pakai air dan sabun secara teratur.

2. Menjaga jarak sosial dengan orang lain sepanjang 6 kaki hingga 2 meter.

3. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

4. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku atau tisu.

Panduan WHO untuk ibu hamil dalam melindungi diri (Twitter/@WHOIndonesia)
Panduan WHO untuk ibu hamil dalam melindungi diri (Twitter/@WHOIndonesia)

Ibu hamil harus segera memanggil bantuan medis jika mengalami demam tinggi, batuk kering yang tak mereda dan kesulitan bernapas. Hubungi petugas medis via telepon dan ikuti arahannya.

Selain itu, WHO juga menegaskan bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi sebelum, selama dan sesudah persalinan.

Termasuk ibu hamil berhak melakukan perawatan antenatal dan persalinan, bayi baru lahir, pasca kelahiran atau nifas dan kesehatan mental.

Pastikan pula ibu hamil sudah mengatur janji lebih dulu sebelum pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan berkala. Sehingga ibu hamil tidak perlu menunggu dokter terlalu lama di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Bukan Rekayasa, Virus Corona Baru Merupakan Produk Evolusi Alami

Terbukti Bukan Rekayasa, Virus Corona Baru Merupakan Produk Evolusi Alami

Health | Kamis, 02 April 2020 | 16:12 WIB

10 Persen Kasus Baru Corona Covid-19 Menular dari Orang yang Terlihat Sehat

10 Persen Kasus Baru Corona Covid-19 Menular dari Orang yang Terlihat Sehat

Health | Kamis, 02 April 2020 | 16:40 WIB

Benarkah Nyeri Dada Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19? ini Penjelasannya!

Benarkah Nyeri Dada Tanda Infeksi Virus Corona Covid-19? ini Penjelasannya!

Health | Kamis, 02 April 2020 | 15:42 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB