Waspada, Nyeri Otot Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19 yang Parah

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 04 April 2020 | 13:13 WIB
Waspada, Nyeri Otot Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19 yang Parah
Ilustrasi nyeri sendi, otot. (Shutterstock)

Suara.com - Demam tinggi, batuk dan sesak napas adalah gejala umum virus corona Covid-19. Tetapi, beberapa pasien virus corona Covid-19 juga mengalami gejala lainnya, seperti nyeri otot.

Para peneliti mengatakan nyeri otot bisa menjadi tanda infeksi virus corona Covid-19 paling serius. Para ahli AS juga mengatakan sakit otot bisa menjadi indikator bahwa seorang pasien telah mengembangkan penyakit paru-paru parah.

Peneliti dari Universitas New York pun menemukan hubungan antara sakit otot dengan infeksi virus corona Covid-19 yang serius. Para peneliti telah melibatkan sebanyak 53 pasien corona Covid-19 di Wenzhou, China.

Megan Coffee, ahli penyakit menular yang memimpin penelitian ini mengatakan banyak pasien corona Covid-19 mengeluhkan nyeri otot yang dikenal mialga.

Namun, profesor Coffee tetap mencari tahu gejala lain yang dialami oleh pasien sebelum mengalami nyeri otot, seperti sesak napas, dan sakit di sekujur tubuhhnya.

Ilustrasi nyeri otot. (Shutterstock)
Ilustrasi nyeri otot. (Shutterstock)

"Harapan kami, tanda ini bisa menbantu dokter untuk mengidentifikasi pasien yang mungkin hanya sakit ringan dan pasien yang berisiko sakit parah sejak tahap pertama," kata profesor Coffee dikutip dari Mirrror.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sakit atau nyeri sendi dirasakan oleh sekitar 15 persen pasien corona Covid-19.

Nyeri sendi ini disebabkan oleh bahan kimia sitokin yang dilepaskan ke dalam tubuh sebagai respons terhadap infeksi virus.

Para peneliti juga menemukan bahwa perubahan pada enzim hati alanine aminotransferase (ALT) dan kadar hemoglobin adalah tanda-tanda infeksi virus corona Covid-19 yang paling serius.

Profesor Coffee mengatakan pasien dengan gejala nyeri otot, perubahan enzim dan kadar hemoglobin berisiko menderita panyakit paru-paru yang parah.

Karena itu, petugas medis perlu mengambil keputusan cepat dalam menangani pasien dengan kondisi serius melalui tanda-tanda tersebut.

Petugas medis juga perlu menyarankan seseorang dengan gejala serius untuk kembali memeriksakan kondisinya pada hari berikutnya. Jadi, jangan membiarkan pasien dengan gejala serius pergi begitu saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Tertangkap saat Keluyuran Ditengah Corona Bisa Dipenjara 4 Bulan

Hati-hati, Tertangkap saat Keluyuran Ditengah Corona Bisa Dipenjara 4 Bulan

News | Sabtu, 04 April 2020 | 13:06 WIB

Hasil Studi: Iklim Tropis Sebenarnya Tak Cocok untuk Covid-19

Hasil Studi: Iklim Tropis Sebenarnya Tak Cocok untuk Covid-19

News | Sabtu, 04 April 2020 | 12:57 WIB

Virus Corona Memiliki Hikmah Tersendiri bagi Warga

Virus Corona Memiliki Hikmah Tersendiri bagi Warga

Video | Sabtu, 04 April 2020 | 12:28 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB