Waspadai Stres karena Pandemi! Bisa Pengaruhi Siklus Haid hingga Dismenore

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 14:55 WIB
Waspadai Stres karena Pandemi! Bisa Pengaruhi Siklus Haid hingga Dismenore
Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19 berlangsung, stres dan rasa tertekan lebih memungkinkan terjadi. Sayangnya, stres akibat pandemi juga bisa berpengaruh pada kesehatan reproduksi, khusunya pada siklus menstruasi.

Sarah Toler, seorang dokter kesehatan keperawatan dan penulis sains, menyatakan kepada Insider bahwa stres bisa melepaskan hormon tertentu pada tubuh, termasuk kartisol.

"Kelebihan pelepasan kortisol dapat menekan kadar hormon reproduksi yang normal," jelas Toler pada Insidet.

Ia menambahkan, "itu berpotensi menyebabkan ovulasi abnormal yang dapat mengganggu siklus menstruasi."

Stres dapat menyebabkan ketidakteraturan, rasa sakit, dan bahkan dapat menghentikan menstruasi. Amone adalah sebutan dari kondisi di mana seseorang tidak mendapatkan menstruasi karena peristiwa traumatis.

Toler menambahkan, stres juga bisa memengaruhi berapa lama menstruasi berlangsung. "Namun, mungkin ada banyak faktor yang berperan jika menstruasi berhenti sama sekali," kata Toler.

"Secara alami, ini (Covid-19) adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga sulit untuk mengatakan dengan tepat bagaimana perasaan dan kecemasan yang memengaruhi siklus menstruasi seseorang," katanya.

Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]
Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]

Dismenore atau menstruasi yang menyakitkan juga telah dikaitkan dengan kondisi stres yang tinggi. "Seperti bekerja di pekerjaan yang tidak aman tanpa banyak dukungan. Orang yang sudah mengalami nyeri haid lebih mungkin terkena dampak seperti ini," kata Toler.

"Penting untuk diingat bahwa kemungkinan wabah ini tidak akan berdampak pada siklus Anda, tetapi Anda dapat memantau setiap perubahan yang mungkin dialami tubuh Anda dengan melacaknya di aplikasi seperti Clue," tambahnya.

"Secara lisan, ingatlah bahwa stres kemungkinan besar adalah penyebab dari setiap perubahan pada siklus menstruasi Anda, bukan virus corona itu sendiri," ujar Toler.

Toler lalu merekomendasikan untuk mencoba menggunakan pembalut yang bisa dicuci ataupun tampon jika takut kehabisan pembalut biasa. "Jarak sosial sekarang memberi Anda kesempatan untuk bereksperimen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Bakso Virus Corona di Surabaya, Cara Bertahan Digempur COVID-19

Muncul Bakso Virus Corona di Surabaya, Cara Bertahan Digempur COVID-19

Jatim | Senin, 06 April 2020 | 14:07 WIB

Tak Mau Pakai Masker, Polisi Filipina Tembak Mati Lansia 63 Tahun

Tak Mau Pakai Masker, Polisi Filipina Tembak Mati Lansia 63 Tahun

News | Senin, 06 April 2020 | 14:06 WIB

Di Inggris, BTS 5G Dibakar Karena Dikira Sebarkan Covid-19

Di Inggris, BTS 5G Dibakar Karena Dikira Sebarkan Covid-19

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB